SuaraMalang.id - Matinya puluhan ternak ayam warga di Dusun Mojo, Desa Biting, Kecamatan Arjasa, Jember menimbulkan keresahan. Setelah ditelusuri, ternyata kejadian itu merupakan ulah seekor sanca kembang.
Ular dengan panjang lebih dari 3 meter itu pun ditangkap warga di sekitar lokasi kandang ayam.
Pasalnya, selama kurun waktu seminggu belakangan, ular bernama latin Malayopython reticulatus ini sudah memangsa kurang lebih 20 ekor ayam milik masyarakat sekitar. Warga pun mengaku resah dengan keberadaan ular ini.
“Ular ini kami tangkap di bawah kandang setelah memangsa dua ekor ayam. Memang ular ini kami buru, karena sudah banyak makan ayam. Kira-kira lebih 20 ekor ayam dimakan ular ini,” kata Pengawas Kandang Ternak Ayam Abdul Kholik, Minggu (29/1/2023), diberitakan SuaraJatimPost.com--jaringan SuaraMalang.id.
Setelah mengetahui memangsa dua ekor ayam lagi, dibantu Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat, warga pun berhasil menangkap Ular Sanca Kembang itu.
“Munculnya belakangan hari ini sering. Seminggu kira-kira. Sepengetahuan kami ada dua ekor, tapi yang tertangkap baru satu ini. Kita masih terus berusaha mencari sarangnya ini,” kata Holik.
Diduga ular sanca kembang itu berkembang biak dan memiliki sarang di rerimbunan pohon bambu belakang kandang ternak ayam.
Menurut warga, masih ada dua ekor ular sejenis, dan saat ini warga masih memburu satu ekor ular sanca kembang itu.
“Tidak satu dua kali, tapi sering terjadi. Munculnya ular itu. Ularnya diduga berasal dari aliran sungai di belakang lokasi ternak ayam. Tepatnya di rerimbunan pohon bambu,” kata Bhabinkamtibmas Desa Biting Bripka Oscar Tino Wibowo.
Baca Juga: Fakta Baru Kasus Pencabulan Kiai Fahim: Penyidik Dengarkan Suara Desahan, Pengacara Mundur
Dari laporan warga, lanjut Oscar, pihaknya ikut memburu ular tersebut.
“Kapan hari ada besar juga dengan ukuran hampir sama, tapi belum berhasil kami tangkap. Untuk ular ini munculnya saat musim penghujan seperti saat ini,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Fakta Baru Kasus Pencabulan Kiai Fahim: Penyidik Dengarkan Suara Desahan, Pengacara Mundur
-
Kurang Ajar, Pria Jember Ini Sudah Menipu Mau Memperkosa Lagi
-
Video Istri Kapolres Jember Terlibat Penyerangan Sebuah Rumah, Kapolda Jatim Beri Penjelasan
-
Rumah Warga di Jember Hancur Usai Jaringan Wifi Tersambar Petir
-
179 Pohon di Jember Bakal Dipangkas, Jalan Letjen Supraprto Ditutup Total 3 Hari
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan