SuaraMalang.id - Peristiwa tragis menimpa santri di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan Jawa Timur ( Jatim ). Seorang santri menderita luka serius dibakar temannya.
Korban berinisial INF (13), sementara pelaku berinisial MAM (16). Korban dan pelaku ini sama-sama masuk kategori anak di bawah umur. Sehingga penanganannya pun kini diserahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pasuruan.
Untuk korban saat ini sudah mendapatkan perawatan serius di rumah sakit, sementara pelaku telah di tahan di tahanan khusus anak polres setempat.
Seperti dijelaskan Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pasuruan, Aiptu Nidhom. Penahanan pelaku yang masih masuk kategori anak itu dilakukan setelah PPA melakukan pemeriksaan oleh beberapa saksi.
"Dari hasil pemeriksaan beberapa saksi dan pengumpulan barang bukti MAM melakukan tindakan kekerasan. Saat ini ditahan di ruangan khusus anak di bawah umur," kata Nidhom dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Rabu (4/1/2023).
Namun saat ditanya terkait adanya mediasi antar kedua belah pihak, Nidhom belum menjelaskan lebih detail. Dikarenakan saat ini pihak keluarga korban masih berada di RSUD Sidoarjo.
"Masih menunggu korban yang sedang dirawat di rumah sakit. Jadi menunggu kondisi stabil. Nanti akan kami upayakan untuk mediasi," katanya menambahkan.
Dari hasil pemeriksaan dokter, korban INF (13) mengalami luka bakar 63 persen. Saat ini pihak dokter sedang mengupayakan perawatan terhadap korban agar cepat pulih.
Diberitakan sebelumnya, MAM tak sengaja menyulut api kepada INF yang badannya telah tersiram bahan bakar jenis pertalite. Hal ini bermula saat INF ketahuan mencuri uang milik teman satu kamarnya itu.
Baca Juga: Nyantri Tapi Kelakuan Kriminal, Santri Di Pasuruan Bakar Junior Gegara Dituduh Curi Uang
Berita Terkait
-
Nyantri Tapi Kelakuan Kriminal, Santri Di Pasuruan Bakar Junior Gegara Dituduh Curi Uang
-
5 Fakta Santri Dituduh Curi Uang Lalu Dibakar Seniornya, Ponpes: Itu Kecelakaan
-
'Selama Ini Ngaji Apaan' Malam Tahun Baru Santri Senior Bakar Junior Gegara Dituduh Mencuri
-
Avanza Merah Kabur Usai Tabrak Orang Hingga Tewas di Pasuruan
-
Suku Tengger akan Gelar Ritual Megeng, Kunjungan Wisatawan ke Gunung Bromo Bakal Dibatasi
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
BRI Dorong Transformasi Perbankan Lewat Human Capital BFLP Specialist 2026
-
3 Kali Erupsi Gunung Semeru Hari Ini, Kolom Abu Capai 1 Kilometer
-
Gunung Semeru Erupsi Lagi, Letusan 700 Meter Warnai Pagi Malang dan Lumajang
-
CEK FAKTA: Dito Ariotedjo Sebut Jokowi Terima Rp 2 Triliun dari Gus Yaqut, Benarkah?
-
BRI Ungkap Prospek Fintech Indonesia di Hadapan Investor Global