SuaraMalang.id - Daya saing untuk menggaet wisatawan mancanegara (wisman) serta wisatawan nusantara (wisnus) menjadi perhatian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat memberikan motivasi untuk meningkatkan kualitas destinasi unggulan maupun produk ekonomi kreatif (ekraf) Kota Banyuwangi di Jawa Timur.
“Seperti produk fesyen yang sudah memiliki keunggulan bisa menjadi produk yang memiliki nilai tambah,” kata dia saat berdiskusi dengan 150 pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur, lewat keterangan resmi, Jakarta, Sabtu.
Berdasarkan data Grab Indonesia, rata-rata 98,5 persen wisatawan yang hadir di Jawa Timur berasal dari wisnus berdasarkan tahun 2019-2022. Pada tahun 2022, jumlah turis internasional yang datang ke Jawa Timur naik 5,6 kali dibandingkan tahun 2021 dan berkontribusi terhadap sektor ekonomi sebesar 68 persen.
Pihaknya disebut akan terus menyiapkan program dalam mendukung pengembangan parekraf di Banyuwangi. Antara lain BetiDewi (Beli Kreatif Desa Wisata) dan ADWI (Anugerah Desa Wisata Indonesia), serta pendukungan ekraf melalui fasilitasi pelaku kreatif, fasilitasi kekayaan intelektual, AKI (Apresiasi Kreasi Indonesia), Planogram, dan onboarding pelaku ekraf di marketplace.
"Saya ingin menyiapkan para pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata di Banyuwangi untuk menyambut 2023 ini yang penuh peluang. Kita harus berjuang agar terbuka peluang baru lapangan kerja yang tercipta untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa Banyuwangi akan terus menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus pengembangan.
Selama ini, lanjutnya, sektor pariwisata memberikan dampak yang besar dalam transformasi di Kabupaten Banyuwangi sehingga menyebabkan pertumbuhan ekonomi, perubahan perilaku masyarakat semakin baik dalam mendukung pertumbuhan pariwisata di Kabupaten Banyuwangi, dan sektor-sektor seni budaya juga semakin tumbuh.
"Kecintaan dan kebanggaan masyarakat Banyuwangi kepada daerah juga semakin meningkat karena pariwisata yang berkembang di Kabupaten Banyuwangi," katanya. [ANTARA]
Baca Juga: Pedasnya Anak Buah Prabowo Soal Isu Sandiaga Uno 'Membelot' ke PPP: Dia Bukan Menteri Gerindra!
Berita Terkait
-
Pedasnya Anak Buah Prabowo Soal Isu Sandiaga Uno 'Membelot' ke PPP: Dia Bukan Menteri Gerindra!
-
Sandiaga Uno Jawab Isu Pindah Partai: Tolong Bersabar
-
Klarifikasi PPP Bantah 'Curi' Sandiaga Uno dari Gerindra: Kita Menghormati
-
Sandiaga Uno Bantah Mau Pindah ke PPP: Saya Masih Tercatat Sebagai Kader Partai Gerindra
-
Raffi Ahmad Tantang Pertandingan Olahraga Tenis, Zulkifli Hasan Ingin Duet dengan Sandiaga Uno
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang