SuaraMalang.id - Kepolisian Resor Malang mengusut pembongkaran pagar Stadion Kanjuruhan. Tidak ada izin resmi dari aktivitas di lokasi terjadinya tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 korban tersebut.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, pembongkaran pagar di tribun ekonomi Stadion Kanjuruhan tersebut diduga dilakukan oleh pihak CV Anam Jaya Teknik (AJT), pada Minggu (4/12/2022).
Padahal Stadion Kanjuruhan merupakan tempat kejadian perkara (TKP) yang menewaskan 135 korban dan ratusan korban luka-luka. Kasus tersebut masih dalam proses penyidikan dan telah menetapkan enam orang tersangka.
Kasat Reskrim Polres Malang, Iptu Wahyu Rizky Saputra mengatakan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang telah melaporkan peristiwa pembongkaran pagar stadion tersebut.
"Kondisi Stadion Kanjuruhan, terutama bagian dalam, tidak boleh ada perubahan karena dibutuhkan untuk penyidikan. Tapi kami mendapat laporan jika ada yang mulai membongkar. Ditanya soal surat izin, yang bersangkutan tidak bisa menunjukkan,” ujarnya.
Mendapat laporan itu, pembongkaran langsung dihentikan. Sementara pihak Dispora juga tidak tahu menahu terkait pembongkaran itu.
Dispora tidak pernah keluarkan perintah pembongkaran pada siapapun, kami bekerjasama dengan Dispora melakukan pendalaman atas kasus yang terjadi ini,” jelasnya.
Terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dispora Kabupaten Malang, Nurcahyo menegaskan pihaknya tidak tahu menahu terkait pembongkaran pagar stadion.
"Saya tidak tahu kalau ada kejadian itu, saya dilapori staf Dispora, dan Dispora tidak mengeluarkan apapun, baik surat maupun secara lisan," ujarnya menambahkan.
Baca Juga: Aksi Konvoi Hitam Aremania akan Banjiri Malang Raya Hingga Malam Hari
Kontributor : Aziz Ramadani
Tag
Berita Terkait
-
Aksi Konvoi Hitam Aremania akan Banjiri Malang Raya Hingga Malam Hari
-
Skor Akhir Dewa United vs Arema FC: Singo Edan Kembali Mengaum!
-
Pelatih Persija Thomas Doll Ungkap Hal yang Tidak Benar Terjadi di Liga 1, Shin Tae Yong Turut Kena Sentil
-
Tanpa Melupakan Tragedi Kanjuruhan, Arema FC Bertekad Raih Poin Penuh Demi Aremania
-
Alasan Kompetisi Liga 1 Digulirkan Lagi Tanpa Penonton
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Lebih dari 8 Ribu Penumpang Padati Terminal Arjosari Malang Saat Idul Adha
-
Pemkot Malang Siapkan Skenario Gabungkan 23 Kampung Tematik Jadi Surga Wisata
-
Alasan Keselamatan, Pemkot Malang Serahkan Pengelolaan Jalur Perlintasan Kereta ke KAI
-
Serbuan Penumpang di Libur Iduladha: 5.460 Penumpang Padati Stasiun Malang
-
Ledakan Petasan di Singosari Malang Hanguskan Rumah dan Lukai Balita