Scroll untuk membaca artikel
Eleonora PEW
Selasa, 11 Oktober 2022 | 10:36 WIB
ilustrasi KDRT [Pixabay/Alexas_Fotos]

Konseling pranikah dapat dilakukan oleh calon mempelai agar bisa mendapat arahan profesional dalam menentukan langkah preventif.

Selain itu, penting juga untuk membekali diri dengan literasi mengenai UU yang mengatur tentang KDRT agar masing-masing pihak lebih sadar dengan konsekuensi kekerasan di mata hukum.

"Hal ini diharapkan dapat memotivasi calon pasutri untuk berupaya agar tidak sampai menjadi pelaku atau korban KDRT," kata Annisa. [ANTARA]

Baca Juga: Akhirnya Rizky Billar, Lewat Tangkapan Layar Instagram Sebut Ada Permainan, dan Pengkhianat, Marissya Icha Buka-bukaan

Load More