SuaraMalang.id - Sejumlah personel Satlantas Polresta Banyuwangi mendatangi satu per satu rumah keluarga korban kecelakaan maut di simpang tiga Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Kamis (29/9/2022)
Kedatangan petugas kepolisian ini untuk memberikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan maut yang terjadi beberapa hari lalu itu.
Diberitakan SuarajatimPost.com--jaringan SuaraJogja.id, total ada empat korban meninggal dalam insiden laka maut beruntun yang melibatkan truk tangki BBM jenis solar itu. Masing-masing korban adalah Kadir Abdullah (39) pengemudi truk asal Giri, Banyuwangi.
Kemudian dua pengendara sepeda motor bernama Darmawan Setia Adi (40), warga Sobo, Banyuwangi, dan Sundarto (60), warga Kalipuro, Banyuwangi. Terakhir pemilik warung Rahayu (65), warga Kalipuro.
Baca Juga: Sepanjang 2022, Rp 50 Miliar Santunan Disalurkan Kepada Korban Kecelakaan di Sumbar
"Semua korban kita beri santunan dan tali asih berupa paket sembako dan uang tunai, melalui keluarga yang ditinggalkan," ucap Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Wahid Hasyim kepada wartawan.
Selain menyalurkan santunan, Satlantas Polresta Banyuwangi juga memberikan semangat kepada keluarga korban agar tetap tabah dan bersabar atas musibah yang menimpa mereka.
"Kami turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa almarhum," ungkap Hasyim.
Hasyim menambahkan, tak hanya cukup sampai di situ. Kegiatan tersebut, kata dia, diharapkan bisa menumbuhkan rasa empati, kepekaan, serta solidaritas terhadap sesama.
"Kegiatan ini juga merupakan bentuk kepedulian Satlantas Polresta Banyuwangi terhadap keluarga korban laka lantas," cetusnya.
Baca Juga: Jadi Tersangka, Perempuan Lansia Sopir Xpander Kecelakaan Maut di Sukabumi Ditahan Polisi
Dengan bantuan sosial yang diberikan, Hasyim mengatakan, semoga bisa membantu dan meringankan beban keluarga korban kecelakaan lalu lintas.
"Disisi lain, kami juga mengimbau kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas di jalan raya. Sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polresta Banyuwangi," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di lampu merah Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Minggu (25/9/2022) siang.
Dalam insiden itu, sebuah truk tangki mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar diduga mengalami rem blong.
Truk tersebut kemudian menabrak dua pengendara motor yang sedang berhenti di lampu merah, lalu menabrak pohon hingga terguling menimpa warung.
Insiden tersebut mengakibatkan empat orang tewas di tempat. Korban meninggal diantaranya, 1 sopir truk, 1 pemilik warung, dan 2 pengendara motor.
Berita Terkait
-
Tragis! KA Batara Kresna Tabrak Mobil di Sukoharjo, 4 Tewas di Tempat
-
12 Jemaah Umrah Lolos Kecelakaan Maut di Jeddah, Paspor Mereka Diganti SPLP
-
Bus Rombongan Umrah Terbakar di Arab Saudi: Enam WNI Meninggal, 14 Selamat
-
Kronologi Kecelakaan Maut di Cianjur, Bus Serempet Motor Hingga Lansia Tewas
-
Seorang Lansia Tewas Usai Tertabrak Truk saat Nyebrang di Jalan Ring Road Cengkareng
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Habbie, UMKM Telon Aromatik Terbaik Siap Ekspansi Pasar Global Bersama BRI
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama