SuaraMalang.id - Menjelang laga besar derbi Jatim antara Arema FC dan Persebaya Surabaya, Polres Malang menyoroti keluhan para pendukung Arema FC, yang biasa dikenal dengan sebutan Aremania, terkait keberadaan calo tiket.
Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat mengatakan bahwa pihaknya mendengarkan keluhan dari berbagai pendukung khususnya, Aremania terkait keberadaan para calo jelang pertandingan dua tim besar di Jawa Timur itu.
"Kami mendengar keluhan dari suporter, pihak keamanan telah melakukan pendekatan," ucap Ferli.
Ferli menjelaskan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Panpel Arema FC untuk menertibkan keberadaan para calo yang sesungguhnya merugikan para pendukung Singo Edan itu sendiri.
Baca Juga: Tiket Derbi Jatim Arema vs Persebaya Ludes, Panpel Imbau Penonton Datang Lebih Awal
Ia menambahkan, untuk mengatasi permasalahan calo tiket tersebut, memang diakuinya tidak mudah. Pihak Panpel Arema FC akan menerbitkan ketentuan penjualan harga eceran tertinggi untuk tiket tersebut.
"Kami telah berkoordinasi dengan pihak Panpel Arema FC untuk terus menertibkan para calo, namun tidak semudah dengan membalikkan telapak tangan," katanya.
Sebagai informasi, laga Singo Edan melawan Bajul Ijo akan digelar pada 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Stadion tersebut, memiliki kapasitas maksimal untuk kurang lebih 42 ribu penonton.
Menjelang pertandingan tersebut, lanjut Ferli, diketahui tiket yang disiapkan oleh Panpel Arema FC sudah habis terjual. Hal tersebut menunjukkan antusiasme para penonton untuk laga tersebut memang sangat tinggi.
Untuk mengantisipasi membludak-nya penonton yang di Stadion Kanjuruhan, Ferli juga menegaskan kepada pihak Panpel Arema FC untuk tidak mencetak tiket melebihi kapasitas Stadion.
Baca Juga: Jelang Derbi Jatim Arema vs Persebaya, Bonek Dihimbau Tak Hijaukan Kanjuruhan
"Imbauan kami kepada saudara-saudara kita Aremania dan Bonek, jangan mudah terprovokasi, jaga situasi kondusif yang selama ini kita bangun," ujarnya.
Tim asuhan pelatih asal Chile Javier Roca, Arema FC akan ditantang Persebaya Surabaya pada 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dalam laga lanjutan Kompetisi Liga 1.
Saat ini, Arema FC berada di urutan ke-9 klasemen sementara lIga 1 dengan mengantongi 14 poin. Sementara Persebaya Surabaya berada di urutan ke-14 dengan mengumpulkan sepuluh poin. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Refleksi Dua Tahun Tragedi Kanjuruhan: Trauma Belum Hilang, Keadilan Masih Buram
-
Arema FC Masih Layak Bermarkas di Stadion Kanjuruhan?
-
Tewas Bunuh Diri, Abdul Gofur Ternyata Korban Penculikan Dan Pemerasan, Komplotan Pelaku Minta Tebusan Rp 30 Juta
-
Polres Malang Luruskan Isu Stadion Kanjuruhan Dibakar Massa Minggu Malam, Memang Ada Api Tapi Ini yang Terjadi
-
3 Pemain Persebaya yang Wajib Diwaspadai Arema FC Jelang Derbi Jatim BRI Liga 1
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Warga Senang, Desa Wunut Bagikan THR dan Hadirkan Program Perlindungan Sosial
-
Habbie, UMKM Telon Aromatik Terbaik Siap Ekspansi Pasar Global Bersama BRI
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi