SuaraMalang.id - Kasus pembacokan terjadi di Desa Masaran Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang Madura. Satu orang luka serius, bersimbah darah lengannya nyaris putus.
Peristiwa ini terjadi hari ini, Jumat (09/09/2022). Korban berinisial R warga Desa Masaran yang dibacok di halaman rumahnya sendiri oleh warga Desa Tlagah.
Korban bersimbah darah di halaman rumahnya dengan luka serius. Saat ini korban sudah dirawat di Klinik Sahabat.
Warga Masaran yang tidak mau disebut namanya, membenarkan adanya kejadian carok tersebut.
"Iya benar mas R dibacok di halaman rumahnya. Dengan luka di lengannya," ujarnya seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id jejaring media suara.com.
Sementara, Chotibul Umam mantan Kades Tlagah juga membenarkan adanya carok tersebut yang melibatkan warga Tlagah.
"Benar mas warga Tlagah yang terlibat carok dengan R. Namun saya belum tahu pasti siapa namanya warga Tlagah tersebut," ucapnya.
Sedangkan Iptu Rizky, Kapolsek Banyuates saat dikonfirmasi juga membenarkan, adanya carok di Desa Masaran.
"Kami akan segera mengamankan pelaku pembacokan, yang terjadi di Desa Masaran tersebut," katanya menambahkan.
Baca Juga: Terungkap! Pembunuhan di Banyuwantas Sampang Madura Ternyata Bermotif Asmara
Peristiwa pembacokan dan carok di Kecamatan Banyuates bukan kali ini saja terjadi. Beberapa kali peristiwa pembacokan dan carok terjadi di antara warga.
Warga di sana agaknya memang memilih menyelesaikan persoalan dengan cara carok sehingga dalam beberapa kasus korban pembacokan tidak sedikit jumlahnya.
Misalnya kemarin, Kamis (08/09/2022), kasus pembunuhan juga terjadi di Banyuates. Korban merupakan pria 40 tahun warga Sampang.
Sementara pelaku berinisial S warga Desa Durjan Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan. Korban pria 40 tahun tersebut tewas di wilayah Banyuates.
"Tim dari Polres bersama anggota Polsek Banyuates melakukan pengejaran kepada tersangka S yang diduga penyebab meninggalnya korban," kata Kapolres Sampang, AKBP Arman.
Berita Terkait
-
Terungkap! Pembunuhan di Banyuwantas Sampang Madura Ternyata Bermotif Asmara
-
Kasus Pembacokan Menewaskan Warga Bangkalan, Motifnya Cemburu
-
Sumber Makanan Berkurang, Kera-kera di Hutan Nepa Sampang Mulai Masuk Rumah-rumah Penduduk
-
Enggak Pulang Sejak Kemarin, Warga Sampang Ini Ditemukan Tewas di Dasar Sumur Sedalam 35 Meter
-
Sampai Pertengahan Tahun Ini Kasus Kekerasan Pada Anak dan Perempuan di Sampang Masih Tinggi
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan