SuaraMalang.id - Baru-baru ini beredar sebuah video seorang sopir sedang cekcok dengan petugas polisi di Jalan Tol di wilayah Jawa Timur ( Jatim ). Video ini sudah ramai sejak tiga lalu, Sabtu (03/09/2022).
Diduga, pemicu cekcok antara sopir dan petugas polisi itu lantaran si sopir dimintai sejumlah uang sanksi tilang oleh polisi. Ribut-ribut berita viral ini pun ditanggapi oleh Polda Jatim melalui Direktur Ditlantas Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Taslim Chairuddin.
Ia mengatakan pihaknya melakukan penelusuran terkait kejadian tersebut bahwa pengemudi pikap (yang memvideokan) ditilang karena tidak memiliki SIM, STNK, dan pajak mati, serta kir tidak ada.
"Kemudian sopir pikap tersebut dibawa ke pos polisi terdekat, setiba di Kantor ada kendaraan Pajero yang melintas dengan menerobos di akses khusus petugas tol sehingga kendaraan Pejero tersebut diminta kembali," ujarnya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Senin (05/09/2022).
"Merasa dilarang, pengemudi Pajero marah dan memprovokasi pengemudi pikap yang ada di kantor untuk memvideo dan memviralkan dengan alibi dimintai uang oleh petugas," katanya menambahkan.
Sementara Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan, anggota tidak menghiraukan dan tetap melanjutkan tugas patroli. Dan driver mobil pikap yang ditilang sudah memberikan pernyataan kesaksian terkait perilaku sang sopir Pajero.
Sekadar diketahui, video perseteruan dua orang sopir dengan petugas polisi lalu lintas karena diduga dimintai sejumlah uang atas sanksi tilang di ruas jalan tol Jatim, viral di medsos, sejak Sabtu (3/9/2022).
Berdasarkan video berdurasi 2 menit 20 detik, ada seorang pria berkaos lengan pendek warna hitam yang tampak keluar dari mobil jenis SUV Mitsubishi Pajero Sport warna putih.
Pria berkacamata hitam itu, juga tampak memulai percakapan dengan seorang pria yang sedang melakukan perekaman video tersebut.
Diduga, sosok orang lain yang merekam video tersebut adalah seorang sopir kendaraan lain yang terkena sanksi tilang karena dugaan pelanggaran lalu lintas.
Tampak komunikasi dua arah yang terjadi di antara mereka. Pria berkaos hitam tersebut berusaha meyakinkan si perekam video, untuk berani melakukan protes terhadap seorang oknum petugas polisi yang sedang berada di dalam mobil patrolinya.
“Ojo wedi-wedi karo Polisi. Ayo runu,” ujar pria berkaos hitam atau sopir Pajero. “Lek dijaluk piye,” jawab si perekam video. “Aku sing tanggung jawab,” bantah tegas dari sopir Pajero.
Selesai mendatangi mobil patroli petugas kepolisian Satuan PJR berwarna biru muda itu, sopir Pajero mulai mengkonfrontasi oknum petugas polisi yang tampak berada di dalam mobil. Dengan menyebut bahwa oknum petugas polisi tersebut baru saja meminta uang sopir kendaraan lain atau si perekam video tersebut.
“Bapak, tadi minta 500 ribu. Coba keluarkan. Ayo video’o-en. Heh bapak polisi,” ucap sopir Pajero, seraya beberapa kali mengetuk kaca hitam mobil patroli petugas yang tampak dalam keadaan tertutup, lalu mengambil ponsel dari saku celananya dan berusaha merekam kondisi di dalam kabin mobil petugas polisi.
Setelah itu terdengar suara mesin mobil patroli oknum petugas polisi tersebut menyala. Kemudian, mobil petugas polisi itu melaju pelan seperti berupaya meninggalkan dua orang yang sedang mengejarnya.
Berita Terkait
-
Deretan Cara Kocak Warga Hadapi Kenaikan BBM: Modifikasi Motor 'Hybrid' sampai Ganti Bensin Pakai Air Selokan
-
Viral Video Anak SD dengan Kutu Melimpah, Begini Cara Menghilangkan Kutu Rambut
-
Jual BBM Lebih Murah hingga Ramai Diserbu Warga, SPBU Vivo Kabarkan Bakal Sesuaikan Harga
-
Ngaku Terganggu Suara Salawat, Seorang Wanita Diduga Memaki Pengurus Masjid Sebelum Salat Subuh
-
Jajan di Kantin SD, Sikap Farel Prayoga saat Minum Jadi Sorotan Publik
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Modus Program UMKM, 227 Warga Malang Terpikat Sandiwara ASN Gadungan
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang