SuaraMalang.id - Pencurian NIK (Nomor Induk Kependudukan) ini terjadi di Jember Jawa Timur. Seorang pria bernama Ahmad Samani (19), warga Kecamatan Sukorambi, berunjuk rasa di depan kantor pemkab.
Gara-gara NIK dipakai orang lain, Ia gagal mendaftarkan diri untuk mendapatkan beasiswa perguruan tinggi swasta. Samani ditemani sang kakak sepupu, Azizatul Maulida. Mereka membawa dua poster, masing-masing bertuliskan ‘Pak Bupati Tolong Bantu Kami’ dan ‘Saya Mau NIK Saya Kembali’.
Mereka bertemu dengan Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jember, Yoni Restian. Lalu bagaimana bisa NIK dipakai orang lain?
Maulida menceritakan kalau awalnya tidak tahu. Ceritanya, saat itu adiknya yang lulus SMK pada 2021 hendak mendaftarkan diri ke salah satu perguruan tinggi swasta dengan menggunakan beasiswa.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Andi Sudirman Minta Kepala Daerah Berikan Beasiswa ke Anak Yatim Piatu
"Ketika daftar itu, ternyata NIK sudah terpakai," kata Maulida dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Kamis (01/09/2022).
Pihak kampus kemudian meminta Samani menyelesaikan persoalan NIK ini. "Kami juga bingung mau mengurusi ke mana, kok ini bisa ada NIK sama," kata Maulida.
Maulida lantas mencoba mengurusnya ke Dispendukcapil Jember. Namun yang muncul di data dinas memang NIK itu miliknya. Mereka kemudian mencari pemilik NIK tersebut namun tidak tahu kemana harus mencarinya.
Maulida mencoba mengecek Dapodik (Data Pokok Pendidikan) di sekolah. Pihak sekolah menyatakan tak berwenang membuka data lagi, karena Samani sudah lulus.
"Kami kemudian dikasih link untuk verifikasi validasi (verval). Ternyata di Dapodik sudah betul, (NIK) itu punya adik saya," katanya menambahkan.
Baca Juga: 5 Penyebab NIK Tidak Bisa Digunakan Daftar Prakerja dan Cara Mengatasinya
Menemui jalan buntu, Maulida tak tahu harus berbuat apa. "Kami tidak diberitahu petunjuk teknis penyelesaian masalah ini seperti apa. Tak ada yang kasih tahu, jadi kami sebagai orang awam bingung. Akhirnya kami menyerah," katanya.
Tahun ini, Samani mencoba peruntungan kembali mendaftarkan diri di perguruan tinggi yang berbeda. "Ternyata permasalahannya sama, ada pada NIK yang sudah terdaftar atas nama orang lain," kata Maulida.
"Kami sudah usahakan ke sana kemari, Kami coba urus lagi. Kami akhirnya ke Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. Kami juga diberi link (verifikasi) dan itu sudah kami lakukan. Akhirnya kami cari tahu identitas (pengguna NIK) ini ke salah satu perguruan tinggi," ujarnya.
Akhirnya, Maulida mengantongi nama pihak yang menggunakan NIK Samani. Ia menghubungi orang tersebut.
"Tapi sepertinya responsnya kurang bagus. Kami kemudian datang ke kampusnya, dan person ini mau berkomunikasi. Pihak kampus juga sudah memediasi, tapi ternyata jalan buntu. Adik saya pun tetap tidak bisa memakai NIK itu. Kami bingung harus ke mana lagi," katanya.
Jika masalah ini tak juga selesai, Maulida mengatakan, sang adik tak akan bisa memperoleh beasiswa. "Kalaupun mendaftar kuliah harus pakai biaya sendiri. Tapi ya begitu biayanya (mahal)," katanya.
Samani semula mengira ada NIK ganda. "Ternyata tidak ganda. NIK-nya betul punya saya," katanya.
Berita Terkait
-
Pembelaan Dewi Perssik Usai Dinyinyiri Gegara Kasih Beras 5 Kg dan Uang Rp 10 Ribu ke Warga Jember
-
Lebaran Duluan! Umat Islam di Jember Salat Ied Hari Ini
-
Cari Program Beasiswa untuk Wanita Di Bidang STEM? Ini Daftar Lengkapnya!
-
Perusahaan Teknologi Ini Berikan Beasiswa ke Siswa-Siswi SMK IT
-
4 Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos Rp 600 Ribu, Cek di Sini!
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno