SuaraMalang.id - Agresi militer Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa telah menewaskan 43 orang dan melukai 300 orang dalam beberapa hari terakhir ini sejak, Jumat (05/08/2022).
Ageresi negeri Zionis ini memanti reaksi dan kecaman dari negara-negara muslim di dunia, termasuk Indonesia dan terbaru Pakistan. Pakistan mengutuk serangan zionis tersebut.
"Pakistan mengutuk keras penyerbuan di halaman Masjid Al Aqsa oleh pemukim Israel di bawah perlindungan pasukan pendudukan Israel," kata Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam sebuah pernyataan pada Minggu (7/8).
Pakistan mengatakan bahwa tindakan provokatif tersebut secara terang-terangan melanggar kesucian Kiblat Pertama dan melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia.
"Insiden semacam itu merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional, norma, dan praktik internasional. Setiap upaya untuk mengubah status sejarah dan hukum Masjid Al Aqsa harus dihentikan," kata kementerian itu.
Sekelompok pemukim ilegal Yahudi memaksa masuk ke kompleks Al Aqsa pada Minggu, ketika Israel melanjutkan pengebomannya di Jalur Gaza.
Israel telah menewaskan 43 orang dan melukai lebih dari 300 orang di Gaza dalam serangan terbarunya di daerah kantong Palestina, yang berada di bawah blokade militer Israel selama 15 tahun.
Qatar, Jordania, Kuwait, Turki, dan Arab Saudi termasuk di antara negara-negara yang mengecam serangan Israel di tempat suci Islam tersebut.
Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan "praktik provokatif Israel adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengubah status historis dan hukum Masjid Al Aqsa, dan untuk memajukan pembagian temporal masjid".
Baca Juga: Rumah Sakit Indonesia Bantu Korban Serangan Israel di Gaza, Ini Data Korban Jiwa dan Luka-luka
Menyerukan tindakan internasional, Qatar memperingatkan bahwa "provokasi simultan dengan agresi baru Israel di Jalur Gaza akan menyebabkan eskalasi berbahaya dan gelombang kekerasan".
"Kami mengutuk keras serangan Israel yang sedang berlangsung terhadap warga sipil dan upaya untuk beribadah di Masjid Al Aqsa," kata Kemlu Turki dalam sebuah pernyataan.
"Kami mengulangi seruan kami kepada pemerintah Israel untuk tidak mengizinkan tindakan seperti itu menargetkan status dan kesucian Al Haram Al Sharif," kata kementerian tersebut.
Menteri Luar Negeri Jordania Ayman Safadi mengatakan dia telah berdiskusi dengan Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah Tor Wennesland tentang upaya untuk menghentikan agresi Israel di Gaza.
"Mengakhiri eskalasi dan memulihkan ketenangan harus menjadi prioritas global," ujar Wennesland.
Safadi mengatakan "status quo historis dan hukum" harus dihormati di Yerusalem. ANTARA
Berita Terkait
-
Rumah Sakit Indonesia Bantu Korban Serangan Israel di Gaza, Ini Data Korban Jiwa dan Luka-luka
-
RS Indonesia di Gaza Kebanjiran Korban Gempuran Israel Sejak Jumat, Puluhan Orang Mati
-
Kejam! Agresi Militer Israel Di Gaza Sudah Tewaskan 43 Orang, Termasuk Belasan Anak-anak Dan Perempuan
-
Israel dan Palestina Sepakati Gencatan Senjata Setelah Bentrokan Mematikan di Gaza
-
Komandan Jihad Palestina Tewas Akibat Serangan Udara Israel
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?