SuaraMalang.id - Kasus cacar monyet pertama dilaporkan terjadi di India. Persisnya menjangkiti seorang warga di Kerala India Selatan.
"India pada Kamis (14/7) melaporkan kasus pertama cacar monyet, yaitu pada seorang pria berusia 35 tahun yang sempat berkunjung ke Timur Tengah," kata pejabat pemerintah, mengutip dari Antara, Jumat (15/7/2022).
Menteri Kesehatan Kerala Veena George mengatakan, pasien bersangkutan melakukan perjalanan udara dari Uni Emirat Arab.
"Pria tersebut pada 12 Juli melakukan perjalanan dari Uni Emirat Arab (UAE) ke Negara Bagian Kerala di India bagian selatan," katanya kepada para wartawan pada Kamis malam.
Dijelaskannya, kondisi pasien stabil dan menjalni isolasi di sebuah rumah sakit.
"Kondisinya stabil dan semua tanda penting organ hidupnya normal. Kami sudah meminta semua distrik untuk waspada," kata menkes.
George mengatakan orang tua serta orang-orang yang pernah kontak dengan pasien tersebut juga sudah dikarantina.
Sementara itu, katanya, 11 penumpang yang sempat terkena kontak dengan pria itu selama penerbangan dan beberapa orang lainnya sudah diminta mengamati kemungkinan kemunculan gejala.
Pemerintah federal, melalui siaran pers, mengatakan sedang mengirimkan satu tim tingkat tinggi ke Kerala untuk bekerja sama dengan otoritas setempat serta memberikan rekomendasi yang diperlukan menyangkut aturan kesehatan masyarakat.
Baca Juga: Singkirkan Parupalli Dua Gim Langsung, Jonatan Christie Bermodal Percaya Diri
"Sementara pandemi COVID-19 terus memberikan tantangan, sangat penting bagi kita untuk peduli dan mewaspadai berbagai ancaman terhadap kesehatan masyarakat serta proaktif menyiapkan diri menanganinya," kata sekretaris kementerian kesehatan federal, Rajesh Bushan, kepada negara-negara bagian.
Cacar monyet, yang merupakan endemi di beberapa wilayah di Afrika, merupakan penyakit menular yang membawa gejala-gejala seperti flu serta luka pada kulit.
Sekitar 60 negara yang tidak menganggap cacar monyet sebagai endemi telah melaporkan wabah tersebut. Kasus itu sudah dipastikan mencapai 10.500 orang.
[Antara]
Berita Terkait
-
Hanya Karena Berkulit Gelap, Wanita ini Batalkan Pernikahannya
-
Ngeri, Kasus Cacar Monyet Sudah Tembus 10 Ribu Kasus di Seluruh Dunia
-
Mempelai Wanita Mendadak Batalkan Pernikahan karena Baru Tahu Calon Suaminya Berkulit Gelap
-
Ngebut di Jalan Bajaj Ini Ditilang Polisi, Jumlah Penumpangnya Bikin Syok
-
Singkirkan Parupalli Dua Gim Langsung, Jonatan Christie Bermodal Percaya Diri
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan