Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Taufiq
Kamis, 02 Juni 2022 | 09:26 WIB
Rondi warga Malang menunjukkan uangnya di dalam peti di kamarnya [SuaraJatim/Bob Bimantara]

Di tengah penimbangan sembako pesanan, perempuan yang berumur sekitar 30 tahun minta izin ke kamar mandi milik Rondi. Perempuan itu izin hendak mengantar anak perempuan yang dibawanya untuk buang air besar.

"Lah ya gak curiga. Ya saya perbolehkan saya tunjukan jalannya di belakang terus belok kiri. Perempuan yang tua itu masih nunggu di depan di toko sembako ini," ujarnya.

Ada waktu sekitar 15 menit perempuan yang diduga berusia 30 menit dan anak perempuan itu ke kamar mandi. Masih tak ada curiga dipikiran Rondi.

Mereka bertiga setelah mengetahui belanjaan sembakonya cukup banyak, meminta Rondi menunggu. Mereka hendak memesan becak untuk mengangkut barang-barang yang dibeli.

Baca Juga: Demi Bully Juragan 99 Dan Istri, Nikita Mirzani Ambil Alih Instagram Anaknya

"Terus saya tunggu sampai Magrib kok gak datang-datang. Sama istri suruh salat dulu dan ditutup saja tokonya," ujarnya.

Setelah salat, dua perempuan yang membeli sembako itu tak kunjung datang dengan becaknya. Rondi mulai curiga. Dia menghubungi salah satu anaknya untuk ke rumah.

"Anak saya ke rumah terus bilang suruh cek semua. Dan gak ada yang hilang barang-barang. Tapi setelah saya cek peti sudah hilang semua uangnya. Padahal gemboknya masih terpasang," ujarnya.

Posisi kunci gembok sendiri ditaruh Rondi juga di kamarnya, tepatnya berada di meja untuk berkaca.

"Saya taruh di sini kunciny biasanya ya di sini," kata dia.

Baca Juga: Ramai Berita Kemarin, Mulai dari Tawuran Sepak Bola di Bondowoso sampai Respons Perhimpunan Janda Banyuwangi

Sementara itu, CCTV pun berhasil didapatkan dari tetangga Rondi. Ada rekaman CCTV dua perempuan serta anak perempuan terekam di CCTV itu masuk ke toko itu selama 25 menit.

Load More