SuaraMalang.id - Niat jahat MAL (20 tahun) untuk mendapatkan uang dengan jalan pintas berujung apes. Pemuda asal Dusun Sungai Tengah Desa Manggisan Tanggul Jember ini kepergok warga saat mencuri kotak amal masjid.
Padahal, MAL sudah merencanakan aksinya dengan matang. Ia mencuri kotak amal saat dini hari sebelum subuh, ketika masjid masih sepi. Meski begitu hasil curian tidak sebanding dengan risikonya, yakni uang sebesar Rp 12 ribu.
"Benar kejadiannya pada Jumat (06/05) dinihari kemarin. Saat itu, pelaku kepergok warga saat mencuri uang di kotak amal milik masjid setempat. Sekarang sudah kami amankan di Mapolsek," ujar Kapolsek Tanggul AKP. Miftakhul Huda saat dikonfirmasi pada Sabtu (7/5/2022).
Huda menjelaskan, upaya percobaan pencurian MAL itu gagal berkat kegiatan ronda yang dilakukan warga. Saat itu, salah satu warga melihat orang tak dikenal masuk ke area Masjid An Nurrosyid, di Desa Maggisan, Kecamatan Tanggul. Saksi mata itu lalu menghubungi warga lain yang menjalankan ronda.
Mendengar adanya informasi ini, beberapa warga yang melakukan ronda pun bergerak dengan melakukan pengepungan, dan melihat pelaku yang seorang diri sedang beraksi mencongkel kotak amal masjid setempat.
"Saat warga mengepung pelaku, salah satu warga yang bernama pak Sunarno masuk ke area masjid dan menanyakan maksud kedatangan pelaku, pelaku sempat berkelit, tapi setelah di interogasi, akhirnya mengakui jika habis mencongkel kotak amal masjid," ungkap AKP Huda.
Warga yang sudah melakukan pengepungan pun dibuat geram dan nyaris main hakim sendiri. Padahal, uang di dalam kotak amal masjid yang dicuri pelaku terbilang amat sedikit, yakni hanya Rp 12 ribu.
"Karena barang yang di curi tidak sebanding, warga menghubungi pihak Polsek Tanggul untuk diproses lebih lanjut," ujar Huda.
Mengacu pada aturan yang berlaku, nominal uang yang dicuri MAL masuk kategori tindak pidana ringan.
Baca Juga: Bapak-Bapak Terciduk Santai Buang Sampah ke Sungai di Pagi Buta, Sikapnya Waktu Ditegur Jadi Sorotan
"Saat ini kami sudah koordinasi dengan PN Jember untuk proses sidang tipiring, karena barang yang dicuri tidak lebih dari Rp 25 ribu dan di lakukan di area terbuka, pelaku kita jerat dengan pasal 364 KUHP tentang tindak pidana ringan," ujar AKP Huda.
Sedangkan dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita uang hasil tindak pencurian sebesar Rp 12 ribu, serta kotak amal yang dirusak gemboknya oleh pelaku.
Kontributor : Adi Permana
Berita Terkait
-
Bapak-Bapak Terciduk Santai Buang Sampah ke Sungai di Pagi Buta, Sikapnya Waktu Ditegur Jadi Sorotan
-
Pesona Bukit J88 Jember yang Memukau, Wisata Negeri di Atas Awan
-
Warga Jember Malam-malam Setrum Ikan Justru Kena Badannya Sendiri
-
Bendungan Dam Rejo Jember, Wisata Terpencil yang Memikat Pengunjung
-
Gaduh Semrawutnya Baliho Ucapan Selamat Lebaran Ormas dan Tokoh Politik di Jember
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak Kota Malang Kamis 26 Februari 2026, Kapan Batas Akhir Sahur?
-
CEK FAKTA: Kemenag Maksimalkan Zakat untuk Program MBG, Benarkah?
-
Jadwal Buka Puasa Kota Malang Hari Ini, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Imsakiyah Malang Rabu 25 Februari, Lengkap dengan Penjelasan Makan Setelah Imsak
-
CEK FAKTA: Anggaran MBG Ditransfer ke Rekening Orang Tua Rp 300 Ribu Per Bulan, Benarkah?