SuaraMalang.id - Perantau asal Malang yang bekerja di Jakarta berbahagia. Untuk pertama kalinya, setelah dua tahun ada aturan pelarangan akibat pandemi Covid-19, mereka bisa pulang.
Rasa bahagia itu pun tercermin dari Celia Maulidya (28) saat tiba di terminal kedatangan Bandara Abdulrachman Saleh Malang.
Dia menghirup udara sejuk Malang jam 11.00. Raut bahagia pun nampak dari ibunya yang menunggu jam 10.00 dari rumahnya di Sawojajar Kota Malang.
Pelukan nan hangat pun tak terelakkan atas pertemuan ibu dan anak itu di terminal kedatangan.
Baca Juga: Jadwal Sholat dan Jadwal Buka Puasa Wilayah Malang, Jumat 29 April 2022
"Iya bersyukur bisa mudik kali ini. Karena sebelumnya dua tahun mas gak bisa mudik. Baru tahun ini bisa naik pesawat dan ke Malang," kata dia.
Wanita yang bekerja sebagai karyawan suatu instansi swasta di Jakarta itu pun memang memendam rindu mendalam terhadap ibunya. Selama dua tahun terakhir dia tidak pulang, meskipun ada libur karena ada aturan pembatasan mobilisasi saat pandemi Covid-19 mengganas.
"Dan komunikasi hanya videocall saat lebaran dua tahun lalu," kata dia.
Wanita yang mengenakan atasan merah muda itu pun tidak sabar untuk segera pulang ke rumah. Dia rindu masakan ibunya di rumah.
"Iya ini nanti buka puasa di rumah dan lebaran nanti makan masakan mama setelah dua tahun di Jakarta," tutupnya.
Selain, Celia kedatangan para perantau lainnya dari Jakarta ke Malang juga disambut hangat oleh sanak keluarga masing-masing. Di pos kedatangan bandara tersebut pun bak menjadi tempat reuni antara keluarga yang lama tak bersua.
Terpisah, Kasi Keamanan Penerbangan dan Pelayanan Darurat UPT Bandara Abdulrachman Saleh, Purwo Cahyo Widhiatmoko mengatakan, penerbangan di bandara yang terletak di Kecamatan Pakis Kabupaten Malang itu hanya menyediakan penerbangan Malang - Jakarta dan sebaliknya saja.
Ada empat penerbangan reguler setiap harinya untuk melayani masyarakat. Tetapi, untuk antisipasi melonjaknya permintaan, ada satu tambahan penerbangan dari maskapai Citilink.
"Tapi hanya di hari tertentu saja. Jadi penambahan itu berdasarkan demands (permintaan) dari maskapai. Kalau banyak permintaan pasti akan menambah," kata dia.
Cahyo menambahkan, berdasarkan data yang dihimpun beberapa hari terakhir, setiap harinya jumlah masyarakat yang datang dari Jakarta ke Malang lebih banyak daripada yang berangkat dari Malang ke Jakarta.
"Datanya kemarin itu rata-rara kalau kedatangan atau mudik itu 500 sampai 700 penumpang. Sementara yang berangkat 400 penumpang," tuturnya.
Data tersebut pun, kata Cahyo, meninkat 15 sampai 20 persen dari jumlah penumpang di hari-hari biasanya.
"Iya ada kenaikan 20 persen jika dibanding hari-hari normal sebelumnya. Kalau tahun lalu malah tidak ada pas lebaran ini. Hanya ada penumpang khusus untuk bekerja dan itu tidak banyak," katanya menegaskan.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
-
Picu 'Bencana' di Malang, Ini Aturan Penerbangan Balon Udara dan Sanksi Bagi yang Melanggar
-
7 Tempat Wisata di Malang, Liburan Seru Sambil Menikmati Udara Sejuk
-
Liburan Anti Bosan di Malang Skyland: Panduan Lengkap Harga Tiket dan Aktivitas
-
BRI Tebar Kebaikan di Bulan Suci, Ribuan Sembako Disalurkan & Pemudik Dimudahkan
-
Demi Mengabdi, Mahasiswa Rantau AM UM Tak Pulang Kampung saat Lebaran!
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno