SuaraMalang.id - Sebuah mortir nyasar dan meledak di area pemukiman warga di Desa Bulunganyar, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (20/4/2022). Akibat ledakan tersebut, tiga rumah warga rusak.
Mortir tersebut diduga berasal dari area latihan perang pasukan militer. Kondisi salah satu rumah yang rusak pun direkam oleh kamera video seorang warga.
Video tersebut kemudian diunggah oleh akun instagram @andreli_48.
Dalam video terlihat sebuah rumah yang porak poranda pada bagian depannya. Atap rumah tersebut juga tampak jebol. Materialnya pun berserakan di lantai. Bahkan, pecahan bekas bom juga berceceran di lantai rumah tersebut.
Seorang warga mengaku tidak ada pemberitahuan sebelumnya terkait adanya latihan tersebut.
"biasanya kalau ada latihan seperti ini, kesemuanya marinir termasuk marinir ngasih info ke desa biar desa ngasih tahu warga yang dekat pemukiman warga itu tempat latihannya dimana, jangkauannya dimana, kok bisa langsung nyasar ke rumah warga gimana. latihan apa itu mau membunuh warga atau mau latihan kan gitu a," ujar seorang warga bernama Saman.
Ia juga mengatakan jika warga setempat juga memiliki hukum yang berlaku.
"Bilangin sama marinir saya kalau mau latihan silahkan gapapa, kalau mau membunuh warga silahkan. Warga sini juga punya hukum, bukan ilegal disini," ungkapnya.
Unggahan tersebut pun mendapat beragam respon dari warganet.
Baca Juga: Mahasiswa Pasuruan Demo Bawa Biawak ke DPRD Pasuruan, Protes Pemindahan Ibu Kota
"setuju gua pak, usut lah. Jangan mentang-mentang marinir atau TNI bisa semaunya, itu rumah siapa yang ganti coba," ujar me***
"ya Allah, kok bisa sampai seperti itu ya," kata widi***
"kasihan, mana bentar lagi lebaran, rumah rusak," saut scatt***
"sadis, mortir bisa nyasar gitu," ucap abah***
"peledakan BB obat mercon dan mortir nyasar kemudian meledak," komen arya***
"alhamdulillah untungnya nggak sampai ada korban jiwa. Kalau kerugian pasti insha allah diganti sama pihak terkait. Yang penting ada laporannya," ujar aa***
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Modus Program UMKM, 227 Warga Malang Terpikat Sandiwara ASN Gadungan
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang