Viral Penceramah Mengaku Kiai Makrifat, Membolehkan Merokok dan Berhubungan Suami-Istri saat Puasa Ramadhan. [Instagram/@andreli_48]
"sebenarnya boleh merokok dan berjimak (hubungan suami istri) siang hari di bulan ramadhan dengan syarat utama tidak puasa," ujar ahmad***
"Konten bertujuan Dakwah dari mana nya woy," kata omber***
"Sepertinya ini konten satire, tapi bisa berbahaya jika disalah tafsirkan," ucap alvaz***
"Kok dicampur itu jamaahnya," ujar ra.ka***
"Demi konten," ujar taslim***
"Gausah heran. akhir zaman ya yang gak kepikiran sama kita tapi terjadi," ujar muhamm***
"Aliran sesat," komen evul***
"Melecehkan," ucap err***
"Yah ngonten mau viral," ujar heri***
Baca Juga: Cabut Gigi di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?
Kontributor : Fisca Tanjung
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan
-
Sukhoi Asal Malang Guncang Langit Perancis: Rahasia Layangan Rp7 Ribu Tembus Kejuaraan Dunia