SuaraMalang.id - Persela akan bertemu Bhayangkara FC pada pekan ke-32 BRI Liga 1 Minggu (20/3/2022). Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini mengawali persiapannya dengan melakukan penyegaran mental dan fisik para pemain.
Pelatih sementara Persela, Ragil Sudirman mengatakan, penyegaran ini diberikan dengan menu latihan yang cukup variatif, menyenangkan serta menghibur. Pola itu dilakukan bertujuan supaya bisa mengurangi beban mental pemain yang tertekan akibat situasi sulit yang sedang dihadapi Persela.
“Kita beri variasi latihan, tujuannya untuk mengangkat mental pemain, ada main sepak takraw juga. Jadi pemain bisa fresh,” kata Ragil mengutip Beritajatim.com, Kamis (17/3/2022).
Menghadapi Bhayangkara, lanjut dia, pihaknya lebih memilih untuk fokus mempersiapkan stamina dan mental bermain anak asuhannya.
Selain itu, Ragil berharap, seluruh Gian Zola dkk juga bisa tampil dengan kondisi prima dalam laga kontra Bhayangkara FC, karena memiliki masa recovery yang cukup panjang.
“Yang jelas kita telah memanfaatkan jeda yang agak panjang ini untuk istirahat, mengembalikan kebugaran fisik pemain. Kita harus tetap fokus ke tim kita, mudah-mudahan pertandingan berikutnya (lawan Bhayangkara) anak-anak bisa main maksimal,” harapnya.
Sebagai informasi, tim kebanggaan warga Lamongan tersebut masih tertahan di zona degradasi dan peluang bisa selamat dari ancaman turun kasta ke Liga 2 sangatlah kecil.
Persela masih menempati peringkat 17 dengan koleksi 21 poin, atau terpaut 8 poin dari Barito Putera yang menempati urutan 15.
Apabila Barito mampu meraih kemenangan atas Persik Kediri, pada Sabtu (19/3/2022) besok. Maka, di sisa kompetisi yang hanya menyisakan 3 laga ini Persela bisa dipastikan terdegradasi sebelum menjalani laga pekan ke-32 kontra Bhayangkara FC.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Batal Menang di Gianyar, PSM Makassar Harus Puas Berbagi Poin dengan Persela Lamongan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Modus Program UMKM, 227 Warga Malang Terpikat Sandiwara ASN Gadungan
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang