SuaraMalang.id - Banjir di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur memasuki hari ketiga. Genangan tak kunjung surut dan merendam sedikitnya 8 desa di dua Kecamatan, Kecamatan Beji dan Kecamatan Rejoso.
Seperti diwartakan Beritajatim.com jejaring Suara.com, ketinggian banjir mencapai 100 sentimeter masih merendam Desa Kedungboto dan Desa Kedungringin.
Kondisi tersebut mendesak warga terdampak banjir untuk mengungsi. Tampak petugas dan relawan mulai mengevakuasi warga menggunakan perahu karet.
“Banjir kemarin bisa setinggi 60-100 sentimeter di dua kecamatan yakni Beji dan Rejoso. Sejak kemarin relawan kami membantu evakuasi sebagain warga yang mau mengungsi di rumah saudaranya,” ujar Relawan PC LPBI NU Bangil, Wahyudi.
Secara geografis, dua desa di Beji ini posisimya lebih rendah daripada desa lain sehingga air banjir bisa menggenang selama berhari-hari. Sejumlah relawan sudah turun memberikan bantuan makanan, namun warga masih mengeluhkan kesulitan mendapat air bersih.
“Relawan kami sejak kemarin sudah distribusi snack, susu, air bersih dan obat-obatan, bersama puskesmas Beji untuk warga desa Kedungboto. Namun, sampai saat ini warga masih mengeluhkan air bersih yang tak kunjung mereka dapatkan,” imbuhnya.
Sementara itu, di Kecamatan Rejoso, ada 6 desa yang kini masih terendam. “Banjir masih ada di Desa Rejoso Lor, Toyaning, Arjosari, Kedungbako, Patuguran, dan Jarangan,” kata Camat Rejoso, Ahmad Hadi.
Hadi menjelaskan jika banjir terparah terjadi di Desa Rejoso Lor, ketinggian banjir masih mencapai 50-100 sentimeter dengan 975 kk terdampak di enam dusun. Disusul di Desa Toyaning, banjir setinggi 40-50 sentimeter merendam 5 dusun dengan 840 KK yang terdampak.
Kemudian, di Desa Kedungbako, Desa Arjosari, Desa Patuguran, banjir dengan tinghi rata-rata 50 sentimeter merendam 360 KK. “Terakhir di desa Jarangan masih ada satu dusun yang berisi 150 kk yang terendam banjir, ” imbuhnya.
Baca Juga: Parah! 92 Unit Rumah di 8 Desa yang ada di Kapuas Hulu Terendam Banjir, 294 Jiwa Terdampak
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Dukung Danantara Indonesia, BRI Perkuat Transformasi dan Bisnis Produktif
-
Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin
-
Sinergi BRI dan KPP: Penyaluran KUR Perumahan Tembus Rp10,6 Triliun
-
Jutaan Batang Rokok Ilegal di Malang Disita: Modus Licin Terendus
-
Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi