SuaraMalang.id - Kecelakaan maut truk tronton di simpang empat Sarwo Rini, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur diduga akibat kelalaian sopir truk. Akibat peristiwa itu, seorang pengendara motor tewas.
Kanit Laka Lantas Polres Situbondo Ipda Kadek Yasa mengatakan, terdapat empat kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Pihaknya menduga sopir truk mengantuk.
"Kecelakaan berawal dari pengemudi truk tronton yang diduga mengantuk dan tak mampu menghentikan laju kendaraannya saat memasuki kawasan traffic light, sehingga menabrak dua motor dan mobil yang berada di depannya," katanya seperti diberitakan Suarajatimpost.com, Sabtu (5/2/2022).
Korban diketahui bernama M Isro' Abdullah sempat dievakuasi ke rumah sakit.
"Namun korban meninggal dunia setelah sebelumnya mendapat pertolongan medis. Untuk empat kendaraan yang terlibat laka, sudah kami amankan di pos Laka Lantas Polres Situbondo,"ujarnya.
Lebih lanjut Ipda Kadek Yasa mengatakan, saat ini pihaknya masih menangani kasus tersebut. Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pihaknya juga meminta keterangan saksi serta bukti rekaman CCTV.
"Pengemudi truk tronton diduga mengantuk saat mengendarai, sehingga terus melaju dan tidak berhenti saat sampai di traffic light simpang empat tersebut. Namun demikian, untuk penyebab pasti kecelakaan, hingga saat ini kami masih melakukan penyelidikan,"pungkasnya
Sumber data yang diperoleh suarajatimpost.com, ada empat kendaraan yang terlibat kecelakaan, yakni dua sepeda motor P 5630 ED yang dikendarai M Isro' Abdullah (40) warga Wringinanom, Panarukan Situbondo.
Dan sepeda motor P 2912 FK yang dikendarai Ari Trilaksono (18) Warga Kembang Suko, Suboh, Situbondo.
Baca Juga: Sheila Dara Kecelakaan Mobil, Tenangkan Vidi Aldiano dengan Sebut Sudah Minum Paracetamol
Satu mobil Minibus D 1365 KB yang dikemudikan Hanif Tristanto (35) warga Jalan Jatihandap, Mandalajati Bandung, Jawa Barat.
Dan sebuah truk tronton DK 8218 LA yang dikemudikan Sang Made NK (44) warga Buleleng, Singaraja, Bali di perempatan lampu merah Sarwo Rini Situbondo, pada Sabtu (5/2/2022) siang, yang mekibatkan satu korban pengendara motor luka berat dan dinyatakan tewas setelah sebelumnya mendapat pertolongan medis di rumah sakit.
Peristiwa tabrakan beruntun itu terjadi saat sejumlah kendaraan dari arah barat berhenti di traffic light simpang empat Sarwo Rini, Situbondo, sekitar pukul 10.00 WIB yang terpantau oleh rekaman CCTV yang terpasang dilokasi tersebut.
Menurut Hanif Tristanto, pengemudi minibus yang selamat dari peristiwa tersebut mengungkapkan, saat dirinya mengemudikan kendaraan yang melaju dari arah barat ke arah timur, berhenti dilokasi karena lampu indikator traffic light menunjukkan warna merah.
"Saat lampu menyala merah, posisi saya paling dan dibelakang mobil saya ada sepeda motor yang juga berhenti, menunggu indikator traffic light menunjukkan lampu hijau. Namun, tiba-tiba sebuah truk tronton melaju dari arah belakang dan menabrak dua motor itu, kemudian menabrak mobil saya yang berada didepan motor tersebut,"ungkapnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah
-
Kronologi Yai Mim Jadi Tersangka Pornografi, Ini Penjelasan Polresta Malang Kota
-
Cara Dinkes Kota Malang Antisipasi Superflu H3N2, Jangan Tunda-tunda Keluhan Kesehatan!
-
Laka Lantas Kota Malang Renggut 12 Nyawa Selama 2025, 245 Orang Luka-luka