SuaraMalang.id - Seorang istri di Desa Gedungbanteng, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, Jawa Timur merobohkan rumahnya. Hal itu diduga lantaran ada pihak ketiga dalam biduk rumah tangganya.
Alhasil, rumah mereka pun dirobohkan dengan menggunakan alat berat.
Dilansir dari akun instagram @infoponorogo, diketahui pemilik rumah yang bernama Darmi (40) dan Purwanto (35) telah bercerai.
Sang istri mengklaim jika retaknya rumah tangga mereka karena ada keterlibatan pihak ketiga. Rumah itu sendiri diketahui milik mertua si istri. Sehingga jalan yang dipilih yakni dibongkar.
Pembongkaran ini sendiri sudah sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.
Dalam video yang diunggah oleh akun tersebut, terlihat sebuah rumah berukuran cukup besar dirobohkand dengan menggunakan alat berat.
Sebuah bego berwarna biru tampak meruntuhkan tembok rumah tersebut. Sementara sejumlah warga menyaksikan rumah tersebut roboh dari jarak cukup dekat.
Unggahan tersebut pun mendapat beragam reaksi dari warganet.
"karena bila rumah tak dirobohkan akan bikin sakit hati, yang bilang jangan dirobohkan, paling belum pernah mengalami sakit hati," ujar camel***
Baca Juga: Viral Sosok Mirip Dominic Toretto di Sukabumi, Warganet: Itu Mah, Dom Ketipu Judi Online
"orang yang nggak mikir masa depan anak," kata fikri***
"mungkin orang-orang seperti ini bikin keputusan pas lagi marah atau sedih yaa, jadi gabisa netral gitu, ngikuti emosi aja. Naudzubullah," ujar nta***
"padahal rumahnya estetik," ucap intan***
"ponorogo keras," timpal thalia***
"perabotannya nggak sekalian disumbangkan juga to min," kata rbah***
"good idea, mending begitu daripada sakit hati, karena tidak ikut menempati," kata tari***
Berita Terkait
-
Viral Sosok Mirip Dominic Toretto di Sukabumi, Warganet: Itu Mah, Dom Ketipu Judi Online
-
Pernah Tinggal di Kontrakan Atap Kardus, Penjual Camilan Ini Buktikan Kerja Keras Tak Akan Khianati Hasil
-
Geger Siswa Pakai Kaus 'Tahanan Nusakambangan' Auto Diinterogasi Guru, Warganet: Kok Punya Merchandise Penjara?
-
Heboh Wanita Belum Ikut Tes Sudah Dapat Surat Positif Covid-19, Petugas: Oh, Maaf Human Error
-
5 Bisnis Oki Setiana Dewi, dari Busana Muslim Hingga Kuliner
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan