SuaraMalang.id - Pemerintah Malaysia mendeportasi atau memulangkan Sebanyak tujuh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Mereka mayoritas TKI ilegal.
Plt Kabid Penempatan Tenaga Kerja, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Kabupaten Sampang, Agus Sumarso, menjelaskan mereka yang dipulangkan rata-rata bermasalah terkait kelengkapan dokumen.
"TKI yang deportasi itu dipulangkan dari tempat perantauannya setelah ditangkap oleh pihak Polis Malaysia karena tidak membawa surat lengkap saat di perantauan," ujarnya, mengutip dari Beritajatim.com, Minggu (30/1/2022).
Agus mengimbau kepada warga yang ingin bekerja ke luar negeri mengunakan jalur resmi. Sebab, jika ada masalah di negara perantauan bisa terdeteksi dan tidak sampai deportasi.
“Jika melalui jalur ilegal efeknya bisa dihukum dan dipulangkan secara paksa,” sambungnya.
Terpisah, salah satu warga Kecamatan Sokobanah, Zainal menyampaikan bahwa banyak warga yang memilih jalur ilegal karena prosesnya singkat dan lebih cepat berangkat ke negeri rantau. Namun, tidak memikirkan aspek hukum jika terjadi permasalahan.
“Dalam hal ini memang tugas pemerintah untuk bisa jemput bola dalam pengurusan TKI agar warga semakin sadar pentingnya jalur TKI resmi,” tandasnya.
Sekadar diketahui, sebanyak tujuh orang TKI yang dideportasi itu berasal dari wilayah Kecamatan Robatal, Tambelangan dan Sokobanah, masing-masing wilayah tersebut sebanyak dua orang TKI. Sementara ada tiga orang TKI lagi yang dipulangkan karena mengalami kecelakaan di negeri rantau dengan kondisi tak bernyawa.
Baca Juga: Kisah Janda Muda Pandeglang Jadi TKI di Arab Saudi, Merasa Ditipu Hingga Makan Minum Air Keran
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Laka Lantas Kota Malang Renggut 12 Nyawa Selama 2025, 245 Orang Luka-luka
-
Kota Malang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Nataru 2026, Begini Skema Dishub
-
Pengamanan Wisata Malang Diperketat Jelang Nataru, Polisi Siaga di 183 Destinasi Favorit!
-
54 Napi Lapas Kelas I Malang Dapat Remisi Natal 2025, Tak Ada yang Langsung Bebas!
-
Arema FC vs Madura United Berakhir Dramatis, Duel Sengit di Kanjuruhan Gagal Beri Tiga Poin