
SuaraMalang.id - Presiden Klub Arema FC Gilang Widya Pramana secara resmi menunjuk Joko Susilo sebagai Direktur Teknik Akademi Arema. Gilang beri tugas penting kepada mantan pemain Arema era kompetisi Galatama 1992-1994 tersebut.
Dijelaskannya, penunjukan 'Gethuk' Joko Susilo sebagai Direktur Teknik Akademi Arema merupakan salah satu langkah mengembangkan Akademi Arema agar melahirkan pemain-pemain berkualitas.
"Kami mengharapkan agar Akademi Arema menjadi salah satu wadah pabrikan pemain bola profesional serta mengembalikan Malang sebagai barometer pemain pemain sepak bola nasional," kata Gilang seperti diberitakan Antara, Kamis (20/11/2022).
Gilang berharap, melalui racikan Gethuk dapat muncul bibit-bibit pemain berkualitas yang mampu membawa Akademi Arema kian berprestasi.
Baca Juga: Mengenal Achmad Figo, Pemain Timnas Indonesia yang Baru Main Tiga Kali di Liga 1 Musim Ini
Juragan 99 ini menambahkan pihaknya akan menyusun sejumlah program untuk dapat mencapai tujuan berupa melahirkan pemain-pemain muda berkualitas dari Akademi Arema.
"Kami mengajak para mantan pemain Arema yang memiliki pengalaman dan dedikasi tinggi kepada Singo Edan untuk kembali ke Arema FC, guna membantu menyusun kurikulum yang berkarakter Singo Edan melalui Akademi Arema," tambahnya.
Menurutnya, Joko Susilo adalah mantan pemain Arema yang saat ini memiliki lisensi kepelatihan yang tinggi yakni, A AFC Pro.
Ia berharap Joko Susilo yang memiliki visi dan misi kompeten untuk bisa meningkatkan kualitas pemain-pemain junior di Arema FC.
Ia berharap Joko Susilo nantinya akan bersinergi dengan para mantan pemain Arema untuk bersama-sama membangun kembali Akademi Arema yang berkualitas. Ia meminta adanya evaluasi dan peningkatan kualitas kurikulum Akademi Arema secara berjenjang.
Baca Juga: 3 Alasan Arema FC Bisa Juarai BRI Liga 1 2021/22
"Kami meminta agar Dirtek bersama pelatih lainnya melakukan evaluasi sekaligus peningkatan kualitas kurikulum Akademi Arema secara berjenjang,," katanya.
Joko Susilo sendiri memiliki lisensi kepelatihan AFC Professional Diploma Coaching Certificate Course atau AFC Pro-Diploma tahun 2019. Lisensi tersebut, merupakan sertifikasi kepelatihan level tertinggi di Asia.
Semasa menjadi pemain, Joko yang merupakan striker itu pernah memperkuat Arema pada kompetisi Galatama musim 1992/1993 dan 1993/1994, Liga Indonesia 1994/199 dan Liga Indonesia era 1998-2003.
Joko Susilo juga merupakan pelatih kepala tim Singo Edan pada putaran kedua Liga 1 2017 dan putaran pertama Liga 1 2018 lalu. Selain itu juga pernah menjadi pelatih di Akademi Arema pada 2004-2008.
Berita Terkait
-
Picu 'Bencana' di Malang, Ini Aturan Penerbangan Balon Udara dan Sanksi Bagi yang Melanggar
-
7 Tempat Wisata di Malang, Liburan Seru Sambil Menikmati Udara Sejuk
-
Liburan Anti Bosan di Malang Skyland: Panduan Lengkap Harga Tiket dan Aktivitas
-
BRI Tebar Kebaikan di Bulan Suci, Ribuan Sembako Disalurkan & Pemudik Dimudahkan
-
Demi Mengabdi, Mahasiswa Rantau AM UM Tak Pulang Kampung saat Lebaran!
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Habbie, UMKM Telon Aromatik Terbaik Siap Ekspansi Pasar Global Bersama BRI
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama