SuaraMalang.id - Akhir hidup kakek di Jember ini tragis nian. Kakek berinisial SN (75) itu memilih mengakhiri hidup setelah ditinggal pergi istrinya.
Kakek warga Desa Gumukmas Kecamatan Gumukmas itu memilih gantung diri. Jasadnya ditemukan oleh keluarganya dengan kepala digantung dengan tali tampar, di usuk bambu dapur rumahnya, Selasa pagi (11/1/2022) sekitar pukul 06.30 WIB.
Keluarga yang menemukannya itu lantas menurunkan jenazahnya dengan cara memotong tali. Ini dikatakan Kapolsek Gumukmas AKP Subagiyo.
"Kakek tersebut diketahui oleh keluarganya, lalu menurunkan tubuh korban, dengan memotong talinya," katanya saat dikonfirmasi suaramalang.id, Selasa (11/01/2022).
Informasi dari keluarga korban, kakek tersebut mengalami depresi setelah ditinggal oleh istrinya. "Jadi kakek itu selalu berkeinginan menyusul istrinya, yang sudah meninggal," kata Kapolsek.
Subagiyo mengungkapkan, hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda luka atau tanda-tanda penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
"Keluarga korban menolak dilakukan outopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Itu juga dibuktikan dengan surat pernyataan keluarga korban," ujarnya menambahkan.
Tak berlangsung lama, kemudian pihak kelurga dibantu tetangga melaksanakan proses pemakaman kakek tersebut.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Baca Juga: Tragis Nian Pria Kediri Ini Sampai Tembak Kepala Sendiri Gegara Di-PHK, Begini Kondisinya
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Kontributor : Adi Permana
Berita Terkait
-
Tragis Nian Pria Kediri Ini Sampai Tembak Kepala Sendiri Gegara Di-PHK, Begini Kondisinya
-
Berkat Kesigapan Polisi, Mahasiswi Asal Bandung Gagal Akhiri Hidup di Jembatan Kediri
-
Minta Ayahnya Hentikan Kendaraan, Pria Ini Tiba-tiba Melompat ke Waduk Cirata
-
Cara Buat dan Perpanjang SKCK di Kabupaten Jember
-
Ini Penyebab Banjir yang Terjang Ratusan Rumah di Jember Kemarin
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Lebih dari 8 Ribu Penumpang Padati Terminal Arjosari Malang Saat Idul Adha
-
Pemkot Malang Siapkan Skenario Gabungkan 23 Kampung Tematik Jadi Surga Wisata
-
Alasan Keselamatan, Pemkot Malang Serahkan Pengelolaan Jalur Perlintasan Kereta ke KAI
-
Serbuan Penumpang di Libur Iduladha: 5.460 Penumpang Padati Stasiun Malang
-
Ledakan Petasan di Singosari Malang Hanguskan Rumah dan Lukai Balita