SuaraMalang.id - Info terkini, jumlah penduduk terdampak erupsi Gunung Semeru. Sebanyak 5.205 jiwa terdampak erupsi hingga Senin (6/12/2021). Jumlah penduduk erupsi gunung Semeru itu berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang.
Sebelumnya diketahui bahwa telah terjadi erupsi Gunung Semeru pada Sabtu, (4/12/2021) sore kemarin. Terjadinya erupsi Gunung Semeru bukan baru sekai ini terjadi.
Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang, Malang, Jawa Timur merupakan gunung tertinggi di pulau Jawa. Tinggiannya mencapai 3.676 dan dikenal sebagai gunung berapi aktif.
Tekahir, Gunung Semeru erupsi pada 1 Desember 2020. Namun akibat dari letusan itu tidak sampai memakan korban jiwa. Salah satu letusan erupsi terbesar Gunung Semeru terjadi pada 2002 lalu.
Letusan terbesar kembali terjadi pada hari sabtu lalu.
Berdasarkan data terkini yang dihimpun oleh BNPB pada Senin, (6/12), jumlah penduduk erupsi gunung Semeru yang meninggal sebanyak 14 orang. BNPB juga menyatakan bahwa 27 warga hilang dan belum ditemukan.
Hingga saat ini korban yang mengalami luka sejumlah 56 orang. Dan sebanyak 1.707 penduduk tengah mengungsi di titik pengungsian yang telah disediakan. Proses pencarian korban hilang masih berlanjut.
Semua korban meninggal yang ditemukan telah teridentifikasi. Dari hasil identifikasi kebanyakan korban meninggal merupakan wanita, anak-anak hingga lansia.
Dikutip dari bnpb.go.id, akibat dari bencana ini, Bupati Kabupaten Lumajang menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru selama 30 hari terhitung mulai 4 Desember 2021 sampai dengan 3 Januari 2022 berdasarkan Surat Keputusan Nomor 188.45/525/427.12/2021.
Baca Juga: Mitigasi, Kementerian ESDM Sampaikan Peta Kawasan Rawan Bencana Gunung Semer
Demikian informasi terkini mengenai jumlah penduduk erupsi gunung Semeru. Semoga semua korban hilang segera ditemukan dan diidentifikasi.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Semeru Muntahkan Awan Panas 4 KM, Kolom Abu Kelabu Membumbung Tinggi, Status Siaga
-
Aktivitas Erupsi Masih Tinggi, Semeru Alami Puluhan Gempa Letusan dalam Enam Jam
-
Banjir Lahar Hujan Semeru Kepung Permukiman, Ratusan Warga Terisolasi
-
Tinjau Lumajang, DPR RI Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana Semeru
-
Video Debu Vulkanik Gunung Semeru di Depan Mata, Warga Tetap Asyik Menonton di Lokasi
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah
-
Kronologi Yai Mim Jadi Tersangka Pornografi, Ini Penjelasan Polresta Malang Kota
-
Cara Dinkes Kota Malang Antisipasi Superflu H3N2, Jangan Tunda-tunda Keluhan Kesehatan!