Tiga Cerita Versi Mbah Ginah
Mbah Ginah merupakan sosok yang masih misterius. Hingga kini belum ada bukti sejarah tertulis yang menunjukan siapa sosok Mbah Ginah.
Namun berdasarkan temuan TACB (Tim Ahli Cagar Budaya) Kota Malang ada tiga versi cerita terkait sosok Mbah Ginah.
Cerita ini adalah cerita warga sekitar atau folklore yang belum tentu terbukti kebenarannya.
Tiga cerita itu sebagai berikut:
1. Mbah Ginah adalah seorang petugas kebersihan di kawasan Balai Kota Malang sejak jaman penjajahan Belanda.
Biasanya Mbah Ginah disuruh untuk menyapu, membersihkan taman dan juga halaman.
"Dan kemudian hingga dimakamkan di sana," tutur Sekretaris TACB Kota Malang, Agung Buana.
2. Mbah Ginah dulu adalah sosok pemulung. Dulu kata Agung, di sekitar Tarekot adalah sebuah tempat pembuangan sampah.
Baca Juga: Top 3 SuaraMalang: Heboh Buta Usai Vaksinasi AstraZeneca, Ponpes Gus Nur Berpolemik
"Versi kedua itu dulu seoranb pemulunh orang yang mengais sampah dan suatu kala meninggal karena tertimpa longsor dan dimakamkan di sekitar situ," tambah dia.
3. Versi terakhir adalah Mbah Ginah ini sosok mata-mata pejuang Indonesia di sekitar wilayah administrasi Pemerintahan Belanda.
Informasi yang berada di Balai Kota yang waktu itu diduduki Belanda, akan disampaikan ke salah satu pejuang.
Pejuang itu pun kini dimakamkan di Jalan Majapahit tepatnya di bawah Wisma Tumapel Kota Malang.
"Mbah Gina ini dulu termasuk orang dalam Balai Kota tapi dia sering menyampaikan informasi dari dakam ke luar semacam membantu perjuangan menceritakan rahasia-rahasia ke seorang yang ada di luar Balai Kota. Akhirnya keduanya ketahuan dan dieksekusi oleh Belanda," tutup dia.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
-
Top 3 SuaraMalang: Heboh Buta Usai Vaksinasi AstraZeneca, Ponpes Gus Nur Berpolemik
-
Suami Tak Bisa Kerja Habis Vaksin Jadi Buta, Istri: Enggak Ada Bantuan Turun Lagi...
-
Ini Tampang Begal Jalan Raya Porong Sidoarjo, Ternyata Arek Malang
-
Kronologis Warga Malang Habis Divaksin Malah Matanya Jadi Buta, Keluhan Tak Direspons
-
Dikira Malam, Mata Joko Santoso Ternyata Buta Setelah Vaksinasi Covid-19
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Viral Tampar Siswa di Depan Gerbang, Kepsek SMPN 18 Malang Resmi Dicopot Usai Didemo Massal
-
Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok
-
Nikmati Keseruan Pestapora 2026 Bareng BRImo dengan Ragam Program Spesial
-
Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Resmi Dibuka 26 September, 3.700 Pendaki Prioritas Reschedule
-
Ekstra 27.000 GarudaMiles, Keuntungan Perjalanan untuk Nasabah BRI Prioritas