SuaraMalang.id - Karangan bunga berisi pesan khusus diduga dari Bonek --julukan suporter Persebaya-- dilayangkan ke Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana. Karangan bunga itu dikirim ke salah satu klinik kecantikan di Surabaya, Jawa Timur, milik pria berjuluk Juragan 99 tersebut.
Seperti diberitakan, bus Arema FC yang terparkir di salah satu hotel kawasan Yogyakarta jadi sasaran perusakan oknum diduga kelompok suporter klub Persebaya. Pasca peristiwa tersebut, rivalitas antar klub sepak bola terbesar di Jatim ini memanas.
Karangan bunga itu diketahui bertuliskan. "Kalau masih pake kosmetik jangan main bola, sepuranono arek-arek yo,".
Presiden Arema, Gilang Widya Pramana memberikan keterangan terkait hal ini. Dijelaskannya bahwa kejadian ini adalah risiko dalam dunia sepak bola.
Gilang menekankan bahwa dalam dunia sepak bola banyak sekali drama. Fanatisme yang mengarah ke anarki tentu hal ini biasa saja. Namun, menuruynya, terpenting adalah bagaimana menguatkan mental.
“Kalau masalah pengiriman karangan bunga ini risiko dalam sepak bola. Saya bilang banyak sekali drama. Yang penting mental kita saja bisa menjaga. Apalagi untuk sebuah bisnis,” jelasnya dikutip dari Beritajatim.com jaringan Suara.com, Sabtu (23/10/2021).
Lebih lanjut dikatakn Gilang, ia mengakui jika ada kres dengan suporter Persebaya beberapa waktu lalu. Bahkan ada oknum suporter Bajul Ijo yang mengirimkaan karangan bunga ke klinik MS Glow di kawasan Gubeng, Surabaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Persiapkan Masa Pensiun, BRI Hadirkan Kemudahan Buka DPLK lewat BRImo
-
Dedikasi Mantri BRI Dewi Natalia, 15 Tahun Gerakkan Ekonomi Pedagang Lampung
-
Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan
-
Audiensi Berujung Ricuh: Anggota DPRD Malang Masuk RS Usai Diseruduk Warga
-
Mudahkan Transaksi dan Remitansi PMI, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026