SuaraMalang.id - Vaksinasi Covid-19 di Banyuwangi terus digenjot demi terciptanya herd immunity atau kekebalan komunal. Terbaru, vaksinasi digelar di Dusun Darungan, Desa Sempu, Kecamatan Sempu, Sabtu (9/10/2021).
Vaksinasi kali ini juga menyasar para pelaku seni (seniman) tari jaranan usai ngamen atau pentas di jalanan. Seluruh pemain tari jaranan ini langsung didata dan secara bergantian mendapatkan giliran vaksin.
Kepala Puskesmas Kecamatan Sempu, dr Hadi Kusaeri menyebutkan jika pelaksanaan vaksinasi di Desa Sempu sejauh ini tidak menemui kendala. Sosialisasi dan kerjasama antara Pukesmas dan masyarakat menjadikan setiap gelaran vaksinasi sukses.
"Vaksin ini untuk siapapun, pegiat seni ataupun masyarakat dengan pekerjaan apapun. Alhamdulillah sejauh ini semua vaksinasi berjalan lancar dan antusias. Masyarakat sangat menginginkan vaksinasi ini," kata dr Hadi mengutip dari TIMESIndonesia jaringan Suara.com.
Dia menjelaskan, capaian vaksinasi di Kecamatan Sempu saat ini secara total sudah mencapai 65 persen. Targetnya, pada tanggal 15 mendatang sudah bisa menjangkau 70 persen dari sasaran di Kecamatan Sempu.
"Ditargetkan bisa mencapai 70 persen pada tanggal 15 besok ini. Semoga saja bisa tercapai, dengan kerjasama semacam ini kami optimis," katanya.
Salat satu seniman, Doni menuturkan, Ia dan beberapa rekan seniman lainnya nekat turun ke jalan akibat terdampak aturan PPKM yang melarang pertunjukan menghimpun kerumunan. Mereka mengamen di sepanjang jalan bahkan di perkampungan.
Namun terkadang, satu grup lengkap dengan penabuh dan gamelan juga menggelar safari keliling kampung. Menggunakan mobil bak terbuka, mereka memainkan musik jaranan dan diikuti oleh pemain jaranan yang menari dibelakang mobil.
Hal ini terpaksa mereka lakukan karena tuntutan ekonomi yang terus menghimpit.
Baca Juga: Polisi Telisik Penyebab Santri di Banyuwangi Keracunan
"Ngamen ini terpaksa karena kebutuhan dan juga kami sudah kangen dengan pentas. Bagaimanapun kesenian ini adalah warisan yang harus dilestarikan tidak peduli apapun yang terjadi," katanya.
Mewakili pelaku seni, dirinya berharap seluruh seniman jaranan dan seniman lainnya di Banyuwangi bersama mensukseskan vaksinasi. Harapannya, ketika herd immunity sudah terbentuk, Pemerintah Daerah kembali memperbolehkan pagelaran seni untuk digelar.
"Semoga pentas seni secepatnya diperbolehkan. Kami berharap ekonomi semuanya bisa normal, tidak ada larangan-larangan lagi," jelasnya.
Secara terpisah, Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Banyuwangi, Letkol Inf Yuli Eko Purwanto mengapresiasi langkah petugas Satgas Kecamatan Sempu yang jemput bola terhadap para pelaku seni.
"Tentu kami menyasar siapapun yang belum di vaksinasi. Apresiasi tinggi kita berikan kepada Satgas Kecamatan Sempu ini," ujarnya.
Menurutnya, dari target 1,2 juta jiwa penduduk Banyuwangi, capaian vaksinasi saat ini secara total sudah mencapai 61 persen untuk tahap pertama atau menyasar sebanyak 750.179 jiwa. Sedangkan tahap kedua sudah 34 persen atau sebanyak 416.449 jiwa
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Misteri Jasad Wanita Tanpa Identitas di Dalam Sumur Gegerkan Warga Bululawang
-
Dukung Danantara Indonesia, BRI Perkuat Transformasi dan Bisnis Produktif
-
Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin