Scroll untuk membaca artikel
Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Selasa, 21 September 2021 | 22:53 WIB
Satpam kompleks perumahan Jalan Emprit, Sukun, Kota Malang, Yanuar menunjukan rumah dugaan korban pembunuhan yang sudah terpasang garis polisi, Selasa (21/9/2021). [Suara.com/Bob Bimantara Leander]

Ia menambahkan, sosok R dikenalnya sehari-hari berjualan kue dan memiliki seorang anak.

"Bu Ratna itu jual kue pokoknya," ujarnya.


Kepribadian R juga dikenal baik dan cukup sering mengirim kue ke pos satpam.


"Iya biasanya ngirim kue orangnya baik. Biasanya jalan-jalan juga kok ya sekitar kompleks," tutur dia.

Baca Juga: Kepala Dishub Pemkot Malang Diperiksa Polisi Terkait Gowes Diduga Langgar PPKM

Sementara itu, ketua RT setempat, Yuni enggan dikonfirmasi terkait kasus dugaan pembunuhan salah satu warganya. Ia berdalih syok akibat peristiwa tersebut. 

Yuni juga mengaku lelah usai beberapa kali dimintai keterangan pihak kepolisian.


"Sudah ya mas saya capek. Pokoknya sudah malam Jumat kami tidak tahu. Tahu (meninggalnya) hari Sabtu," singkatnya.


Terpisaj, Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo membenarkan dugaan kasus pembunuhan yang dialami korban R. Kasus tersebut bermula dari laporan anak korban.


"Kami sudah menerima laporannya kami juga sedang melakukan proses penyelidikan dan masih kami dalami dan intinya masih kami dalami," kata Tinton.

Baca Juga: Riuh Gowes Terobos PPKM, Aktivis: Wali Kota Malang Raja Sensasi

Kontributor : Bob Bimantara Leander

Load More