SuaraMalang.id - Pedangdut Irma Darmawangsa termotivasi bokongnya agar terlihat lebih montok. Ia memutuskan untuk menjalani Buttock Augmentation.
"Gue pengin supaya bodi gue terlihat lebih bahenol ya kan. Karena kalau terlihat lurus-lurus aja, menurut gue kurang cocok. Jadi gue kepengin bodi gue lebih bahenol kayak gitar Spanyol," ujar Irma Darmawangsa di klinik dr. Yanti Beyond Treatment di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara mengutip dari MataMata.com, baru-baru ini.
Irma Darmawangsa memilih Buttock Augmentation lantaran prosedurnya tanpa pembedahan (operasi) dan dirasa lebih aman.
"Tindakan 'Buttock Augmentation' di mana tindakan ini kita tanpa melakukan pembedahan dengan mini impassive. Teknik yang kita gunakan yaitu intraligamen, multi layer dan micro double," kata dr Yanti.
Dijelaskan dr Yanti, selain tanpa pembedahan, prosedur tersebut nantinya objek disuntikkan oleh bahan bernama saline imlant yang berbentuk cair seperti jelly.
"Jadi sangat aman dan ketahanannya sampai 10 tahun. Setelah tindakan juga bisa langsung beraktivitas. Mau olahraga, duduk , aktivitas apapun nyaman tanpa ada rasa sakit dan efek samping sangat minimalis. Paling berupa brusing swelling, dengan waktu sekitar satu minggu sudah hilang tanpa ada sayatan seperti itu tindakannya," imbuh dr Yanti.
Sebelum melakukan tindakan, dr Yanti terlebih dahulu melakukan screening pre-medical check, dimulai dari cek gula darah, tensi darah, alergi obat dan swab antigen.
"Tahap kedua sterilisasi baik dari pasien, dokter dan ruangannya. Setelah semua steril baru bisa dilakukan proses pengerjaan 'Buttock Augmentation'," tutur dr Yanti.
Dokter Yanti berpesan, bagi Anda yang ingin meakukan prosedur operasi bokong harus dilakukan oleh para ahli. Karena bila dilakukan sembarangan, risikonya akan sagat berbahaya bagi kesehatan.
Baca Juga: Irma Darmawangsa Ribut dengan Pedangdut Senior, Warganet Curiga Setingan
"Seperti di klinik kami, ditangani langsung oleh tim medis yang memang sudah profesional di bidangnya, yakni dokter spesialis dan ahli kecantikan yang memang telah berpengalaman, berkompeten, dan telah berlisensi baik dari dalam maupun luar negeri," kata dr Yanti. [Kathy Puteri Utomo]
Berita Terkait
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?