SuaraMalang.id - Vaksinasi COVID-19 untuk penyandang disabilitas di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, tuntas. Vaksinasi telah mencapai 100 persen per 31 Agustus 2021.
"Dalam waktu tiga pekan program vaksinasi bagi penyandang disabilitas telah mencapai 100 persen, dengan target sasaran 1.090 orang bisa terpenuhi. Terima kasih kepada tenaga kesehatan, TNI, Polri, camat, kades, dan berbagai pihak lainnya yang telah bekerja keras mendukung program ini," ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, mengutip dari Antara, Rabu (1/9/2021).
Dijelaskannya, capaian tersebut tak lepas dari berbagai upaya yang dilakukan oleh seluruh fasilitas kesehatan, TNI/Polri, camat, kades, dan berbagai pihak lainnya. Dicontohkannya, program vaksinasi di lokasi yang dekat dengan rumah warga, hingga melakukan jemput bola mendatangi rumah-rumah sasaran vaksinasi.
"Kami sangat mengapresiasi capaian ini. Dengan berbagai cara inovatif yang dilakukan semua pihak, semoga teman-teman penyandang disabilitas ini bisa terus sehat, terlindungi dari COVID-19," katanya.
Berdasarkan data rekapitulasi vaksinasi disabilitas dari Dinkes Provinsi Jatim, Banyuwangi berada di peringkat pertama daerah yang berhasil memenuhi target vaksinasi bagi kelompok disabilitas yang memakai vaksin Sinopharm.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi dr. Widji Lestariono menambahkan, program vaksinasi dosis pertama bagi penyandang disabilitas ini dimulai sejak 10 Agustus lalu. Adapun penyuntikan dosis dua akan dilakukan dalam interval 21 hari.
"Untuk tahap dua, vaksin sudah kami siapkan dan telah terdistribusi ke seluruh fasilitas kesehatan se-Banyuwangi. Jadi tinggal menunggu jadwal pelaksanaannya," tuturnya.
Data diperoleh, per 31 Agustus 2021 sudah ada 557.102 warga Banyuwangi yang telah menerima vaksin dosis pertama, dan 234.164 warga telah menerima dosis kedua, serta 4.577 tenaga kesehatan telah menerima vaksin dosis ketiga.
Capaian vaksinasi dosis satu sebanyak 557.102 warga tersebut setara 41,57 persen dari sasaran vaksinasi yang ada di Banyuwangi (1,3 juta orang). (Antara)
Baca Juga: Dorong Vaksinasi, Bupati Bantul: Herd Immunity Tercapai, Bisa Kembali Hidup Normal
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Teror Pocong Begal Hantui Malang Raya: Polisi Beri Peringatan Keras
-
Tanpa Gedung Tapi Moncer: KDMP Senggreng Raup Omzet Puluhan Juta Modal di Teras Desa
-
Arema FC vs PSIM: Misi Singo Edan Segel Kemenangan Ketiga Beruntun
-
Jasad Bayi Ditemukan di Kantong Plastik di Tepi Jalan Malang, Polisi Buru Pelaku Lewat Rekaman CCTV
-
Alarm Bahaya dari Malang: Saat Anak-anak Mulai Mahir Menggasak Motor dan Membobol Rumah