SuaraMalang.id - Seorang cewek di Kota Malang, Jawa Timur menceritakan pengalamannya menjadi korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh pelaku eksibisionis. Hal itu dia bagikan melalui akun TikTok @Cindy Letitia.
Mengutip dari laman Medicine.net, eksibisionis merupakan fantasi, dorongan, atau perilaku yang intens dan membangkitkan seksual yang memamerkan alat kelamin kepada orang asing yang tidak menaruh curiga.
Individu dengan masalah ini, kadang-kadang disebut "flasher", merasa perlu untuk mengejutkan atau membuat korbannya terkesan.
Kondisi ini biasanya terbatas pada eksposur saja, tanpa hal lainnya. Kontak seksual yang sebenarnya dengan korban jarang terjadi.
Namun, orang tersebut mungkin bermasturbasi sambil mengekspos dirinya sendiri atau sambil berfantasi.
Kembali pada unggahan TikTok Cindy, terlihat seorang pria melakukan hal tak senonoh tersebut di depan dua cewek.
Dalam video rekaman CCTV tersebut, terlihat seorang pria berjaket abu-abu yang mengendarai motor melaju di depan rumah yang diduga milik si pemilik akun. Kemudian cewek berbaju pink terlihat keluar dari dalam rumah kos dan menuju ke pagar.
Mengetahui ada 2 cewek di rumah tersebut, pria itu kemudian kembali dan berhenti di seberang jalan persis di depan rumah. Pria tersebut terlihat diam saja sembari melihat-lihat.
Awalnya, suasana berjalan seperti biasa, hingga tamu cewek tersebut masuk ke dalam pagar dan cewek berbaju pink mengunci pagar. Tiba-tiba pria tersebut melakukan hal yang tidak senonoh.
Baca Juga: Ini Tampang Terduga Pelaku Fetish Mukena di Malang, Sebut Foto untuk Konsumsi Pribadi
“Ngapain lu kayak gitu!,” ujar salah satu cewek.
Si cewek baju pink sempat mengajak temannya untuk segera masuk ke dalam kos dan meminta agar tidak menghiraukan pria tersebut. Namun tamu cewek tersebut justru memvideo pria itu dan melontarkan kalimat umpatan.
Mendengar itu, pria tersebut malah semakin mendekatkan motornya ke arah pagar. Kedua cewek tersebut pun langsung masuk ke dalam rumah.
Dalam video terdapat keterangan jika peristiwa ini terjadi pada bulan Maret 2021 lalu. Dia juga menuliskan jika peristiwa tersebut sudah 2 kali terjadi di depan kos. Dia juga meminta kepada semua agar berhati-hati dan waspada.
Unggahan yang sudah dilihat oleh lebih dari 16 juta pengguna itu pun mendapat beragam komentar dari warganet. Tak sedikit yang pernah mengalami hal serupa.
“sering, tiap pulang sekolah gua liat yg begitu tpi gua timpuk pake batu aja jdi pergi soalnya itu di deket jalan bnget banyak anak kecil lagi,” ujar ca**
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Wajah Baru Stasiun Malang 2026: Tak Lagi Sekadar Transit, Bakal Jadi Surga UMKM