Dengan bantuan-bantuan pelanggannya tersebut pun, Kholil mengaku busa menyambung hidup sehari-hari dan menabung untuk anak pertamanya itu.
Akibat pandemi Covid-19, jumlah pelanggannya memang berkurang setiap harinya.
Alhasil, sehari saja dapat satu pelanggan dia sudah cukup senang.
"Ya pokoknya sudah bisa buat makan-makan. Kalau makan tempe atau apa ya gak papa saya. Pokoknya pintar memanage," kata dia.
Kholil menceritakan pelanggannya dan dia memang memiliki hubungan yang cukup erat. Kebanyakan pelanggannya sudah kenal Kholil sejak mendapat pelatihan di RSBN Malang 2013-2016 lalu.
"Dari sana itu saya gak mikir materi. Saya kerja keras mas. Pokoknya pelanggan senang dan puas itu tujuan saya. Akhirnya memiliki nomor hape saya. Jadi pas ngontrak di sini 2019 lalu saya umumkan dan langsung banyak yang ke sini. Jadi ini investasi jangka panjang begitu mas," tutur dia.
Atas bantuan dari pelanggannya itu, Kholil pun sudah tidak berharap bantuan sosial dari pemerintah.
Kholil mengaku tidak pernah didata oleh petugas pemerintah daerah setempat. Dia pun menduga dan bingung bahwa kemungkinan dia tidak mendapat bansos karena memiliki KTP dengan domisili Bojonegoro
"Padahal ya itu bukannya berharap nanti kan dalam islam namanya Tama' endak begitu. Tapi ya kami kan kesusahan ya seharusnya dapat bansos. Tapi ya mau gimana lagi. Saya pasrah aja cukup ikhtiar saja. Dari awal pandemi sampai sekarang belum dapat bansos tapi alhamdulilah saya bisa bertahan," tutur dia.
Baca Juga: Viral Pria Tunanetra Didenda Rp 50 Ribu Gegara Pakai Masker di Bawah Hidung
Sementara itu, meskipun tidak mendapat bansos, Kholil mengaku bahwa pelayanan kesehatan di Kota Malang untuk penyandang disabilitas cukup baik.
Puskesmas Janti yang biasa disinggahi istri dan Kholil untuk memeriksa kandungan, memiliki fasilitas yang ramah disabilitas.
"Ya terbantu. Sejak pertama hamil sampai saat ini tidak ada masalah. Di sana kan ada penanda jalan khusus difabel tuna netra dan resep obatnya pun sudah menggunakan braille jadi memudahkan saya dan istri. Dan nakesnya baik-baik," ujar dia.
Hingga kini pun Kholil mengaku tidak ada masalah dari kandungan bayi di perut istrinya. "Saya berharap bisa lahir dengan sehat anak saya di dunia ini," tutur dia.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak
-
Butuh Tukar Valas? BRI Money Changer Hadir di Berbagai Lokasi
-
BRI Peduli Wujudkan Mimpi Mahesa, Hadiahkan Sepeda untuk Temani Langkah Menuju Cita-Cita
-
Viral Tampar Siswa di Depan Gerbang, Kepsek SMPN 18 Malang Resmi Dicopot Usai Didemo Massal
-
Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok