SuaraMalang.id - Pemerintah Kota Probolinggo mencatat ada 77 anak terpapar COVID-19 selama Juli 2021.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kota Probolinggo, Setyorini Sayekti membenarkan kasus tertinggi terjadi pada Juli 2021. Rinciannya ada 77 anak terpapar covid-19.
Dijelaskannya, anak-anak juga punya risiko terpapar Covid-19, tidak hanya orang dewasa atau lanjut usia (lansia). Menurutnya, balita atau anak usia di bawah 5 tahun paling rentan tertular Covid-19.
"Gejala anak yang terpapar Covid-19 juga sama dengan orang dewasa," katanya melansir suarajatimpost.com -- jejarings suara.com, Rabu (28/7/2021).
"Secara garis besar penanganan terhadap pasien anak seperti kasus Covid-19 pada umumnya. Namun, lebih mendapat perhatian khusus," imbuhnya.
Berdasar data Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kota Probolinggo, kasus konfirmasi Covid-19 pada anak sepanjang pandemi terakumulasi berjumlah 269 orang.
Ia melanjutkan, penyebab anak tertulas karena kontak erat dengan keluarga yang terkonfirmasi Covid-19. Maka, menurutnya, penting agar orang tua memberi perlindungan kepada buah hatinya.
"Orang tua tak boleh lengah. Selain dirinya sendiri, orang tua harus menjaga anak dari penularan Covid-19. Protokol kesehatan (5M) wajib diterapkan secara ketat di segala aktivitas," tegasnya.
Sebagai informasi, hingga Rabu malam 28 Juli 2021 terdapat total 3548 kasus terkonfirmasi positif COVID-19. Rinciannya 743 pasien aktif atau menjalani perawatan, 2581 dinyatakan sembuh, dan 224 meninggal dunia.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah 5 Warga Meninggal Bersamaan Usai Vaksin di Probolinggo?
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan