SuaraMalang.id - Terduga Pelaku penyebar video hoaks kerusuhan Pasar Tanjung, Kabupaten Jember diciduk polisi, Rabu (7/7/2021). Motifnya diduga kesal kebijakan penerapan PPKM darurat.
Diketahui terduga pelaku penyebar informasi bohong itu bernama Agus Dian Toro (31) warga Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Pelaku ditangkap pukul 02.00 waktu setempat, Rabu (7/7/2021).
Terduga pelaku ditangkap lantaran video yang diunggah di grup Facebook itu berisi kalimat provokatif.
“Age Tetep lokdown Jember, Remuk kabeh ndasmu Saiki, Kate bok pakani ta rakyatmu karo untune (Ayo mau tetap me-lockdown Jember? hancur semua sekarang kepalamu, mau diberi makan apa rakyatmu),” tulis terduga pelaku tersebut.
Kasatreskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna membenarkan jika terduga pelaku menggunggah video disertai kalimat provokatif.
“Iya pelaku warga gebang yang menyebarkan info hoaks berupa vidio kerusuahn pedagang dengan petugas yang diunggah di facebook, dimana dalam vidio tersebut disebutkan jika lokasi kerusuhan di Pasar Tanjung, tidak hanya itu, pelaku juga menambahi kata-kata provokatif dalam postingannya,” katanya.
Ia melanjutkan, motif dari pelaku menyebar hoax karena merasa jengkel dan kesal dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sehingga ia melampiaskannya dengan menyebar info tersebut.
“Untuk motif pelaku karena kesal dengan adanya PPKM Darurat, menurutnya PPKM Darurat menyebabkan kegiatannya dibatasi,” katanya.
Padahal video tersebut kejadian sebenarnya bukan di wilayah Kabupaten Jember.
Baca Juga: Puluhan Nakes di Jember Terpapar COVID-19, Kelelahan Tangani Lonjakan Pasien
“Kalau video tentang kerusuhan yang diunggah, itu terjadi bukan di Jember atau pulau Jawa, tapi di Banda Aceh, kejadiannya sudah lebih dari satu bulanan,” ungkapnya.
Terduga pelaku bakal dijerat dengan UU ITE akibat menyebarkan informasi hoax atau berita bohong.
“Kalau ancamannya penjara lima sampai enam tahun,” pungkasnya.
Kontributor : Adi Permana
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan