SuaraMalang.id - Pria berinisial AN warga Desa Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur diringkus polisi lantaran merakit dan menjual senjata api (senpi). Aktivitas ilegal itu telah dijalaninya sejak tiga tahun lalu.
Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, selain merakit senjata api, pelaku juga membuat amunisi peluru pelor 8,3 kaliber .
“Dari tangan tersangka, kami mengamankan tiga unit senjata api rakitan yang senagaja dibuat oleh tersangka, yakni satu unit senapan angin cal 5,5 ml cpp merk BJ Hanter. Kemudian dua unit pucuk senapan angin cal 8,3 ml merk Jawa Rakitan, serta 10 pelor pluru senapan angin cal 8,3 ml dan 20 pelor senapan angin cal 5,5 ml,” katanya dikutip dari timesindonesia.co.id -- jejaring suara.com, Rabu (7/7/2021).
Ia melanjutkan, inisial AN diamankan pasca beberapa bukti kuat telah dikantongi penyidik. Pelaku ditangkap oleh polisi yang menyamar sebagai calon pembeli. Tersangka pelaku diamankan di rumahnya sekaligus tempat merakit senjata api, pada 2 Juli lalu.
“Karena telah melakukan tindak pidana penjualan dan merakit senjata api, tersangka dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 Undang-undang darurat, nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” kata AKBP Arsya.
Tersangka telah terbukti melakukan tindak pidana membawa, mempunyai persediaan, mempunyai dalam miliknya, menyimpan dan menyembunyikan, memprgunakan atau mengeluarkan dari Indonesia, sesuai senpi amunisi atau sesuatu bahan peledak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
Terkini
-
Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai, Polres Malang Siagakan 800 Personel Kepung 4 Zona Rawan Bencana
-
Mendekam di Lapas Madiun, Oknum Polisi Polres Batu Resmi Dipecat Usai Terjerat Kasus Penipuan
-
Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba