SuaraMalang.id - Beredar nomor WhatsApp (WA) mengatasnamakan Bupati Malang Sanusi menawarkan bantuan dana. Polisi telah memastikan, nomor tersebut bukan Bupati Sanusi melainkan pelaku modus penipuan.
Melalui unggahan Instagram @polresmalang, polisi menyatakan akun WhatsApp lengkap dengan foto Bupati Sanusi adalah palsu alias Hoax.
"Beredar hoax yang mengatasnamakan Bupati Malang via whatsapp 0812-3135-3448 dengan tujuan penipuan modus permintaan dana. Kami imbau agar masyarakat tidak tertipu dan melaporkan kepada pihak kepolisian," tulis akun tersebut dikutip SuaraMalang.id, Minggu (20/6/2021).
Sementara, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Malang, KH Imam Sibaweh mengatakan, akun WA paslu Bupati Malang Sanusi itu menyasar KBIH Turen.
"Mulanya saya mengetahui hal itu dari KBIH di Turen. Akun Palsu WhatsApp Mengatasnamakan Bupati Malang Abah Sanusi menawarkan bantuan," ujar dikutip dari timesindonesia.co.id --jejaring media suara.com.
Lantaran curiga, pihaknya langsung mengonfirmasi Bupati Malang Sanusi. Sebab nomor yang dikirimkan bukan milik Bupati Malang Sanusi.
"Nomornya berbeda, tapi ada fotonya Abah Sanusi. Saya konfirmasi ke beliau, beliau menyatakan hoaks," ujarnya.
Karena nomor tersebut palsu, maka tawaran bantuan tidak diterima oleh KBIH di Turen itu.
"Abah Sanusi sudah memerintahkan Kominfo Kabupaten Malang untuk menyelidiki siapa pemilik serta pengirim melalui Akun Palsu WhatsApp Mengatasnamakan Bupati Malang Abah Sanusi," bebernya gamblang.
Baca Juga: Viral Pesan WA Kadin Batam Mengamuk Cari-cari Kadin Kepri, Begini Klarifikasinya
Menurutnya, kalau Akun Palsu WhatsApp mengatasnamakan Bupati Malang Abah Sanusi beredar secara luas, dikhawatirkan akan merugikan masyarakat.
"Kalau menawarkan bantuan tapi memakai mahar dan sudah mengirimkan uang melalui ATM ini kan penipuan namanya," terangnya.
Maka dari itu, dia mengimbau masyarakat untuk tidak percaya dan waspada terhadap Akun Palsu WhatsApp Mengatasnamakan Bupati Malang Abah Sanusi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, KPP Capai Rp12 Triliun hingga September 2026
-
Boost Harimu, Nikmati Hemat 25% dengan BRI Kartu Kredit
-
Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang
-
Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Diraih BRI, Bukti Konsistensi Dukung Olahraga Nasional
-
Persiapkan Masa Pensiun, BRI Hadirkan Kemudahan Buka DPLK lewat BRImo