SuaraMalang.id - Erdian Aji Prihartanto alias anji mengatakan kalau kasus penggunaan ganja menjadi penyesalan terbesar dalam hidupnya. Oleh sebab Ia meminta maag kepada keluarganya.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia dan rekan kerjanya. Pelantun lagu 'Dia' itupun mengaku menyadari kalau tindakan mengonsumsi ganja membuat banyak orang kecewa.
"Selamat sore, saya Anji. Pertama saya mau mengucapkan permintaan maaf kepada keluarga, kerabat, saudara," kata Anji saat perilisan kasus narkobanya di Polres Metro Jakarta Barat pada Rabu (16/6/2021).
"Rekan-rekan kerja, pihak-pihak yang percaya dengan saya dan juga seluruh masyarakat Indonesia yang kecewa atas kejadian ini," sambungnya lagi.
Mantan Sheila Marcia itu berharap kasus yang menimpanya bisa memberikan dampak positif dalam hidupnya. Demikian dikutip dati matamata.com, jejaring media suara.com.
"Saya berharap semoga kejadian ini menjadi pelajaran untuk diri saya sendiri dan juga seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak melanggar aturan apapun, dengan alasan apapun," tuturnya.
Sebagai penutup, Anji berterima kasih kepada aparat kepolisian. Dia mengaku diperlakukan dengan baik selama ditahan.
"Kemudian saya mengucapkan terima kasih kepada satuan narkoba Polres Jakarta Barat yang sudah memperlakukan saya dengan baik," ucap Anji.
Anji diamankan polisi di rumahnya, kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (11/6/2021) pukul 19.30 WIB. Ia melakukan tes urine Pada Senin (14/6/2021). Hasilnya, Anji positif ganja.
Baca Juga: Ikut Disita Polisi, Anji Ngaku Baca Buku Hikayat Pohon Ganja buat Edukasi
Anji disangkakan dengan Pasal 127 dan Pasal 111 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.
Berita Terkait
-
Ikut Disita Polisi, Anji Ngaku Baca Buku Hikayat Pohon Ganja buat Edukasi
-
Selain Sita Ganja, Polisi Amankan Buku Hikayat Pohon Ganja di Rumah Musisi Anji
-
Soal Anji Drive, Nikita Mirzani: Jangan Hakimi Pemakai Narkoba Pasti Orang Jahat
-
Barang Bukti Narkoba Milik Anji Disimpan di Dua Lokasi Ini
-
Positif THC Ganja, Anji Kini Meringkuk di Penjara
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Rey di Malang Akui Istri Sudah Tahu Dirinya Perempuan Sebelum Menikah, Kini Berujung Polisi
-
Tak Curiga Waktu Pacaran: Kisah Intan Perempuan Asal Malang Miliki Suami Seorang Wanita
-
Suami Intan Ternyata Perempuan: Kedok Palsu Terbongkar saat Malam Pertama
-
Nestapa Perajin Tempe Sanan Malang: Terjepit Harga Kedelai Dunia Terpaksa Sunat Ukuran 1 Cm
-
Menanti Asa di Arjowinangun: Babak Baru Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat Malang