SuaraMalang.id - Kabupaten Situbondo, Jawa Timur jadi arena latihan perang Marinir Indonesia dan Marinir Amerika, Sabtu (5/6/2021). Latihan perang kota itu persisnya di Pusat Latihan Pertempuran Korps Marinir 5 Baluran.
Komandan Satgas Latihan, Letkol Marinir Supriyono mengatakan, latihan perang kota merupakan salah satu materi dalam latihan bersama dengan sandi Reconex 21-II.
"Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknik dan taktik prajurit Intai Amfibi Korps Marinir dalam melaksanakan taktik unit kecil dan perang kota," katanya dikutip dari Antara.
Materi yang dilatihkan, lanjut dia, meliputi taktik perang kota, seperti teknik melintasi bangunan, pemantapan latihan tanda-tanda visual dalam patroli, serta teknik penyerangan di permukiman dan kota.
Selain itu, masih kata Supriyono, pada latihan perang kota kali ini untuk melihat bagaimana taktik maupun teknik yang digunakan Marinir kedua negara apabila terjadi permasalahan atau konflik di permukiman dan bagaimana cara penyelesaiannya.
”Tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk meningkatkan profesionalisme prajurit Marinir kedua negara, khususnya prajurit Intai Amfibi Korps Marinir yang memiliki kemampuan bertempur di tri media, yaitu di darat, laut, dan udara,” katanya.
(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan