SuaraMalang.id - Beberapa hari terakhir beredar video di WhatsApp Group (WAG) seorang laki-laki diamankan warga yang diduga hendak mencuri sepeda motor.
Ternyata video itu benar adanya. Maling ini mencuri motor warga di Desa Ginuk, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan pada hari Minggu (16/5/2021) siang.
"Benar mas, itu kejadian di Desa Ginuk Minggu siang," kata Kapolsek Karas AKP Bayu Nirbaya, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Selasa (18/5/2021).
Kejadian bermula, ketika laki-laki tersebut sedang tiduran di depan toko milik seorang warga Desa Ginuk. Ditanya pemilik, pelaku mengaku kelelahan hanya ingin istirahat. \
"Karena terlihat capek, pemilik toko membiarkannya," kata Bayu.
Tetapi, lama-kelamaan pemilik toko curiga karena tidak segera pergi. Lalu, pemilik toko memasukkan kendaraannya ke dalam toko untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Kemudian, pemilik toko kedatangan saudaranya untuk bersilaturahmi, belum lama memarkir motornya si pelaku langsung menaiki motor tersebut.
"Kebetulan motor yang diparkir kunci masih menancap, pelaku leluasa mengambilnya, namun belum sempat membawa kabur, pemilik motor keburu menendang pelaku dan jatuh. Kebetulan, saat itu suasana jalan memang ramai. Pelaku lalu ditangkap bersama warga yang lain," ungkapnya.
Setelah pelaku diamankan, warga menghubungi polsek Karas. Pihaknya yang datang ke lokasi kemudian membawa pelaku dan barang bukti untuk dilakukan penyelidikan.
Pelaku, diketahui bernama Afi (22) warga Bale Panjang, Sidoarjo. Namun dalam penyelidikan, pelaku tidak nyambung. "Kami curiga, bahwa pelaku alami gangguan jiwa," papar Kapolsek.
Baca Juga: 54 Napi Rutan Magetan Terima Remisi, Tiga Orang Langsung Bebas
Setelah koordinasi dengan Polsek dan Polres Ngawi, pelaku ternyata tercatat sebagai pasien sakit jiwa yang sedang menjalani terapi di salah satu pondok di Jogorogo, Ngawi.
Pelaku juga sempat membawa kabur kendaraan shogun yang diambil dari warga hingga sampai ke Magetan. Kemudian diamankan warga karena mencoba mengambil kembali kendaraan warga Ginuk, Magetan.
Saat ini pihak pondok dan Polsek Jogorogo sudah menjemput pelaku kembali dibawa pulang ke pondok untuk menjalani pengobatan. "Sekarang penangananya kami serahkan kepada Polsek Jogorogo Ngawi," ujarnya.
Berita Terkait
-
54 Napi Rutan Magetan Terima Remisi, Tiga Orang Langsung Bebas
-
Mendadak Muncul Dinosaurus di Jalan Tembus Tawangmangu, Warga Auto Panik!
-
Korban Keracunan Massal Bukber di Magetan Meninggal
-
3 Motor Milik Pencari Rumput di Gunungkidul Raib Dicuri Selama Ramadhan
-
Hati-hati! Pura-pura Nagih Utang, Begini Modus Baru Pencurian Motor Serang
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026
-
Fenomena Gunung Es HIV di Malang: Mulai dari Ibu Hamil hingga Anak yang Tertular
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal
-
Demi Akses Keuangan, Mantri BRI Tempuh Pegunungan Toraja
-
Cek Toko On Flagship Store di Blibli Tersedia Banyak Model Terbaru