SuaraMalang.id - Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) positif COVID-19 berhasil lolos dan pulang ke Kabupaten Lumajang. Pekerja migran ini pulang bersama rombongan bus dijemput Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Lumajang dari Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Kepala Dinas Perhubungan Lumajang Yudho Hariyanto mengatakan, seorang pekerja migran yang terpapar COVID-19 itu lepas pemantuan petugas.
"Ada satu pekerja migran asal Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun positif dan lepas dari pemantauan petugas, sehingga yang bersangkutan ikut pulang bersama 31 pekerja migran lainnya dalam satu bus," katanya dikutip dari Antara, Rabu (5/5/2021).
Akibat peristiwa itu, pihaknya mempertanyakan prosedur penanganan pekerja migran Indonesia yang positif di Asrama Haji Sukolilo, bisa lolos diperbolehkan pulang bersama rombongan pekerja migran yang negatif.
Menindaklanjuti temuan itu, pihaknya telah melakukan tes swab kepada seluruh penumpang bus dan petugas yang mendampingi.
"Kami menjemput semua pekerja migran asal Lumajang sebanyak 32 orang yang didampingi petugas Dinas Perhubungan (Dishub), sehingga kami terpaksa melalukan tes usap kepada petugas dan hasilnya negatif," sambungnya.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dr Bayu Wibowo Ignasius mengatakan pekerja migran yang positif tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani perawatan dan isolasi.
"Pekerja migran yang positif itu satu bus dengan 31 pekerja migran lainnya, sehingga saya meminta petugas puskesmas melakukan tracing terhadap pekerja migran lainnya yang tersebar di beberapa kecamatan," katanya.
Atas kejadian itu, pihaknya telah berkoordinasi dan evaluasi, agar petugas lebih teliti lagi memeriksa dokumen hasil pemeriksaan COVID-19 setiap pekerja migran.
Baca Juga: Jenazah Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Nekat Dibawa Keluarga dari Samarinda
"Untuk mengantisipasi agar hal itu tidak terjadi kembali, kami berkoordinasi dengan petugas Dishub Lumajang untuk lebih detail meneliti dokumen hasil pemeriksaan COVID-19 di Asrama Haji Sukolilo sebelum pekerja migran itu masuk ke dalam bus untuk pulang kampung," ujarnya.
Sebelumnya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa 22 pekerja migran Indonesia yang pulang ke Jatim terkonfirmasi positif setelah dilakukan pemeriksaan di Asrama Haji Sukolilo dan mereka dikirim ke rumah sakit darurat lapangan di Indrapura.
(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Cegah Fraud, BRI Aktif Lakukan Deteksi dan Investigasi pada Dugaan Tindak Pidana
-
Bayi Ditemukan Tewas di Saluran Air Malang dengan Tali Pusar Masih Menempel
-
Polresta Malang Gulung Sindikat Pil Koplo Setengah Juta Butir
-
MBG Dihentikan Sementara, Karyawan SPPG di Malang Kesulitan Bayar Cicilan Motor
-
Perampokan Honda Jazz di Sumberpucung Malang Berakhir di Tangan Polisi