Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Rabu, 05 Mei 2021 | 22:10 WIB
Ilustrasi Covid-19. pekerja migran positif COVID-19 lolos karantina pulang ke Lumajang. (Foto: Antara)

SuaraMalang.id - Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) positif COVID-19 berhasil lolos dan pulang ke Kabupaten Lumajang. Pekerja migran ini pulang bersama rombongan bus dijemput Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Lumajang dari Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Kepala Dinas Perhubungan Lumajang Yudho Hariyanto mengatakan, seorang pekerja migran yang terpapar COVID-19 itu lepas pemantuan petugas.

"Ada satu pekerja migran asal Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun positif dan lepas dari pemantauan petugas, sehingga yang bersangkutan ikut pulang bersama 31 pekerja migran lainnya dalam satu bus," katanya dikutip dari Antara, Rabu (5/5/2021).

Akibat peristiwa itu, pihaknya mempertanyakan prosedur penanganan pekerja migran Indonesia yang positif di Asrama Haji Sukolilo, bisa lolos diperbolehkan pulang bersama rombongan pekerja migran yang negatif.

Menindaklanjuti temuan itu, pihaknya telah melakukan tes swab kepada seluruh penumpang bus dan petugas yang mendampingi.

"Kami menjemput semua pekerja migran asal Lumajang sebanyak 32 orang yang didampingi petugas Dinas Perhubungan (Dishub), sehingga kami terpaksa melalukan tes usap kepada petugas dan hasilnya negatif," sambungnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dr Bayu Wibowo Ignasius mengatakan pekerja migran yang positif tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani perawatan dan isolasi.

"Pekerja migran yang positif itu satu bus dengan 31 pekerja migran lainnya, sehingga saya meminta petugas puskesmas melakukan tracing terhadap pekerja migran lainnya yang tersebar di beberapa kecamatan," katanya.

Atas kejadian itu, pihaknya telah berkoordinasi dan evaluasi, agar petugas lebih teliti lagi memeriksa dokumen hasil pemeriksaan COVID-19 setiap pekerja migran.

Baca Juga: Jenazah Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Nekat Dibawa Keluarga dari Samarinda

"Untuk mengantisipasi agar hal itu tidak terjadi kembali, kami berkoordinasi dengan petugas Dishub Lumajang untuk lebih detail meneliti dokumen hasil pemeriksaan COVID-19 di Asrama Haji Sukolilo sebelum pekerja migran itu masuk ke dalam bus untuk pulang kampung," ujarnya.

Sebelumnya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa 22 pekerja migran Indonesia yang pulang ke Jatim terkonfirmasi positif setelah dilakukan pemeriksaan di Asrama Haji Sukolilo dan mereka dikirim ke rumah sakit darurat lapangan di Indrapura.

(Antara)

Load More