SuaraMalang.id - Seorang cewek Open BO (pekerja seks komersil) berinisial NH (29) warga Bululawang, Kabupaten Malang jadi korban perampokan. Pelaku Irwan Yulianto (24) warga Pakisaji Kabupaten Malang sengaja memesan jasa seks online itu untuk jadi sasaran kejahatan.
Kapolsek Lowokwaru, Kompol Fatkhur Rokhman mengatakan, peristiwa itu terjadi pada 23 April lalu di sebuah penginapan kawasan Jalan Borobudur, Kota Malang.
"Awalnya tersangka mengenal korban dari media sosial Twitter. Tersangka mencari wanita yang bisa dibayar dan diajak berhubungan intim," kata dia memimpin pers rilis di Mapolsek Lowokwaru, Senin (3/5/2021).
Setelah menyepakati tarif kencan sejumlah Rp 450 ribu, keduanya menentukan tempat pertemuan.
"Dan dari situ tersangka menanyakan tempat dan waktu kapan tersangka bisa bertemu dengan korban. Dan dari situ korban menentukan tempat bertemu di Kamar 203 guest house jam 16.00," sambungnya.
Ketika di kamar penginapan, pelaku awalnya berbincang dulu dengan korban sambil merokok. Selanjutnya, pelaku mengeluarkan pisau lipat yang telah disiapkannya untuk mengancam korban agar tidak berteriak meminta tolong.
"Tersangka dan korban pada saat itu sama-sama berada di atas tempat tidur. Setelah rokok habis, langsung didekap korban dari depan. Pisau lipat ditempelkan di leher korban untuk (mengancam) menyerahkan barang pribadi dan uang," kata dia.
Dari dompet korban, pelaku mengambil uang sejumlah Rp 100 ribu. Pelaku juga menggasak sebuah handphone milik korban. Selanjutnya, korban diminta tengkurap, pelaku lantas mengikat kedua tangan korban dengan tali.
Namun, melihat korban tak berdaya dan berpakaian seksi, muncul hasrat seksual pelaku.
Baca Juga: Kisah Wanita Dipaksa Jadi PSK Oleh Keluarga, Pergoki Suami HS Dengan Ibu
"Karena saat itu (korban) memakai celana pendek akhirnya pada saat korban tengkurap dan tangan diikat tali, tersangka melepas celana korban," ujarnya.
Setelah puas, pelaku pun langsung kabur meninggalkan kamar tersebut tanpa dikunci.
Sehari kemudian, pelaku berhasil ditangkap saat kedapatan hendak menjual barang rampokannya, yakni handphone korban di kawasan Jalan Soekarno Hatta Kota Malang.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Kuli Bangunan Pretheli 17 Tower Telekomunikasi di Malang
-
BRI Peduli Dorong Kesehatan Ibu dan Anak melalui Program Desa Brilian 1000 HPK
-
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Misteri Jasad Wanita Tanpa Identitas di Dalam Sumur Gegerkan Warga Bululawang