SuaraMalang.id - Kemarin Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menggelar diskusi bertajuk "Benarkah, Teror Itu Untuk Umat Kristiani?". Dalam diskusi ini handir seorang perempuan mantan anggota ISIS yang pernah ke Suriah Tahun 2015-2017.
Hasil diskusi itu, perempuan mantan ISIS mengatakan kalau sasaran dari teror ini tidak hanya menyasar gereja, namun ada beberapa tempat lain diantaranya Polisi, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pemerintah.
"Gereja menjadi sasaran karena alasan kepercayaan bahwa umat Kristiani, kafir musuh Allah dapat menghambat Negara Khilafah yang diinginkan," kata perempuan eks anggota ISIS itu, seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Sabtu (03/04/2021).
Diskusi ini ini dilaksanakan di sekretariat PP GMKI dengan metode semi online dan dipandu oleh Indrawanto Paningaran yang juga sebagai Ketua Bidang Media, Komunikasi, dan Informasi PP GMKI 2020-2022.
Sebagai pemantik diskusi adalah pengamat terorisme dan perempuan mantan anggota ISIS tersebut yang namanya tidak disebutkan.
Ketua Bidang Aksi dan Pelayanan Pengururs Pusat GMKI, Prima Surbakti menyampaikan Terorisme merupakan tindakan dan fikiran yang sesat dan harus diluruskan.
Bagi GMKI persoalan terorisme adalah persoalan bersama, oleh karena itu GMKI meminta BNPT, Polri dan Kemenag bersinergi dan lebih tegas dalam melakukan pencegahan tindakan terorisme.
Prima mengatakan, peristiwa hari ini merupakan kritik keras bagi kerja BPIP yang bertanggung jawab dalam membumikan Ideologi Pancasila.
"Seluruh elemen bangsa dan negara harus bekerja sama untuk memerangi terorisme dan radikalisme yang dapat merusak keutuhan NKRI," kata Prima Surbakti.
Baca Juga: Densus 88 Geledah Ponpes, MUI Ingatkan Terorisme Bukan Soal Atribut
Berita Terkait
-
Densus 88 Geledah Ponpes, MUI Ingatkan Terorisme Bukan Soal Atribut
-
Densus Obok-obok Pesantren, MUI Ingatkan Tak Kaitkan Terorisme dengan Islam
-
Puluhan Mantan Teroris Berkumpul di Pandeglang, Apa Tujuan Mereka?
-
Aksi Bagi-bagi Bunga, Muda-Mudi di Solo Tolak Terorisme dan Radikalisme
-
PP Muhammadiyah Soroti Tembak Mati Terduga Terorisme
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, KPP Capai Rp12 Triliun hingga September 2026
-
Boost Harimu, Nikmati Hemat 25% dengan BRI Kartu Kredit
-
Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang
-
Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Diraih BRI, Bukti Konsistensi Dukung Olahraga Nasional
-
Persiapkan Masa Pensiun, BRI Hadirkan Kemudahan Buka DPLK lewat BRImo