SuaraMalang.id - Insentif tim pemulasaran Covid-19 di Situbondo, Jawa Timur masih belum dibayar sejak November 2020 lalu. Pemkab Situbondo beralasan masih proses evaluasi.
Kepala Pelaksana Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Prio Andoko mengatakan, tim pemulasaran yang belum menerima insentif sejak November itu di dua rumah sakit rujukan penanganan Covid-19, yakni RS Elizabeth dan RS Abdoer Rahem. Pihaknya beralasan, insentif tersebut masih dievaluasi.
“Meski APBD sudah disahkan oleh Bupati dan DPRD, saat ini masih dievaluasi oleh Gubernur,” katanya, dikutip dari suarajatimpost.com media jejaring suara.com, Sabtu (13/2/2021).
Kapan pastinya insentif cair, Ia menjawab diplomatis.
"Dikarenakan proses yang harus dilalui masih panjang dan diusahakan secepatnya,” ujarnya.
Meski demikian, lanjut dia, Pemkab Situbondo tetap mencatat setiap pengeluaran kegiatan pemulasaran jenazah Covid-19 dan dipastikan akan dibayar sesuai aturan yang berlaku.
“Iya saya tau mereka bekerja nyata, dan tidak semua bisa dan mau melakukan pekerjaan ini,” katanya.
Informasi yang terhimpun, satu tim pemulasaran Covid-19 terdapat enam sampai delapan orang. Mereka biasanya akan mendapat isentif Rp 2,5 juta untuk sekali pemakanam. Karena banyaknya korban meninggal dunia akibat terpapar Virus Corona, dana pemulasaran telah habis, sejak November 2020 yang lalu.
Pada tahun 2021, tercatat ada 66 pemulasaran dari dua rumah sakit rujukan Covid-19 di Situbondo tersebut.
Baca Juga: 3 Kendala Pencairan Insentif Kartu Prakerja yang Perlu Diketahui
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Wali Kota Malang Larang Perusahaan PHK Buruh Sembarangan Tanpa Alasan Mendesak
-
Polisi Malang Kota Mulai Sisir Daycare, Ada Apa?
-
Terbongkarnya Aksi Pembakaran Gudang Rokok di Malang, Pelakunya Ternyata Orang Dalam
-
Keberangkatan Dibatalkan, Ratusan Penumpang KAI di Stasiun Malang Refund Tiket
-
Arema FC Dibantai Persebaya 4-0, Manajemen Singo Edan Murka dan Tebar Ultimatum