SuaraMalang.id - Dugaan penembakan yang dialami Pengasuh Ponpes Thoriqul Jannah Malang Gus Idris Al-Marbawy masih misteri. Polisi masih melakukan penyelidikan kabar yang viral melalui media sosial tersebut.
Sementara itu, melalui kanal YouTube Gus Idris Official, diduga para santri Ponpes Thoriqul Jannah Malang membeberkan kronologi dugaan kasus penembakan yang dialami pengasuhnya tersebut.
Dijelaskan, peristiwa itu terjadi saat kegiatan Gus Idris disiarkan langsung atau live, kemudian pada menit ke-39, mereka mencurigai sebuah minibus yang melintas di jalan raya, dekat kendaraan rombongan Gus Idris terparkir.
"Mobil itu berjalan pelan, cuma lihat sekilas, nah di situlah tiba-tiba ada suara yang sepertinya suara tembakan," kata salah seorang santri, seperti dikutip suara.com, Selasa (2/3/2021).
Sejak diunggah 16 jam lalu, video berjudul 'Kejadian yang Sebenarnya Terjadi kepada Gus Idris Al-Marbawy' itu kini telah mendapatkan banyak komentar warganet, total 4 ribu lebih komentar.
"Masyaallah, semoga gus idris cepat sembuh dan sentiasa dilindungi oleh Allah. Aminn," tulis akun Saiful Amir.
Pada akhir video, tertulis keterangan sebagai berikut;
"Sampai saat ini kami belum mendapatkan info terbaru, seluruh santri dan jemaah dikerahkan untuk mencari Gus Idris termasuk rombongan yang lain. Untuk pelaporan kepolisian pihak keluarga masih menunggu kabar dari Bang Naf selaku juru bicara dan juga Ustaz farhan orang terakhir yang bersama Gus Idris," dikutip suara.com.
Baca Juga: Viral Video Gus Idris Al Marbawy Diduga Ditembak, Ini Respon Polres Malang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, BRI Perkuat UMKM untuk Dorong Ekonomi Inklusif
-
Hutan Mangrove Malang Selatan Dibidik Masuk Bursa Karbon: Warga Lokal Bakal Cuan?
-
Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga
-
Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Bebas Khawatir
-
Bangun Fondasi Ekonomi dari Desa, BRI Optimalkan BRILink Agen untuk Dukung Koperasi Merah Putih