Ilustrasi. modus penipuan ngaku ajudan Wakil Bupati Jember KH. Muhammad Balya Firjaun Barlaman. (Unsplash/freestocks.org)
Sementara itu saat wartawan mencari informasi perihal pria yang mengaku sebagai ajudan dari Gus Firjaun. Diketahui bernama Hermawan.
Pelaku diduga seorang berjenis kelamin laki-laki, yang diketahui dari display photo (DP) akun whatsapp miliknya. Dengan nomor ponsel yang digunakan +6281215309139.
Pria itu mengaku sebagai ajudan dari Wabup Jember Gus Firjaun, dan menyampaikan akan memberikan bantuan bagi anak-anak yatim dan yayasan di Kabupaten Jember.
Pelaku kemudian meminta syarat diantaranya jumlah anak di yayasan yang akan dibantu, foto/video waktu anak-anak melakukan kegiatan di yayasan, dan juga lampiran nomor rekening bank dari yayasan.
Kontributor : Adi Permana
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Motor Mahasiswa Raib 'Distep' Maling, Pelaku Kena Jebak Pas Mau COD
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Dorong Kesempatan Kerja Setara lewat Pelatihan
-
Jadi Proyek Antikorupsi KPK, Kampus UB Diguncang Aliran Duit Pemerasan
-
Nekat Ritual di Jalur Terlarang Puncak Batu Tulis, 9 Pendaki Ilegal di Malang Dievakuasi Dramatis
-
Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya