SuaraMalang.id - Di balik ketekunan para porter kereta api menawarkan jasanya kepada penumpang, ternyata ada kisah miris yang mereka alami.
Kisah para porter ini belakangan menjadi sorotan warganet lantaran ternyata pekerjaan mereka hanya bergantung dari upah dan tak mendapat gaji tetap.
Hal ini tak lepas dari status porter di stasiun kereta yang merupakan pekerja lepas.
Kisah tersebut diungkapkan oleh seorang penggunaTiktok @muhammadezrap Sabtu (20/2/2021).
Ia menceritakan bahwa porter yang selama ini sering menawarkan jasa membawakan barang bawaan para penumpang ternyata hanya bergantung dari upah si penumpang tersebut.
"Mungkin banyak yang bertanya apakah porter kereta api mendapatkan gaji tetap? Jawabannya tidak, penghasilan yang mereka dapat adalah uang yang kalian berikan ketika mereka membawakan barang kalian," ucapnya.
"Memang keberadaannya kadang dilupakan oleh orang banyak, tetapi pada suatu waktu kita juga membutuhkannya," ucap akun @muhammadezrap.
Melihat kisah miris yang dialami para porter itu, tak sedikit warganet yang menanyakan kebenaran nasib porter tersebut kepada PT KAI lewat akun sosial media.
Akun Twitter milik KAI pun memberikan penjelasan terkait keberadaan para porter tersebut. Menurut KAI mereka memang tak mendapatkan gaji tetap atas pekerjaan itu.
Baca Juga: Kisah Petugas Porter Stasiun, Tanpa Gaji Hanya Bergantung Pada Upah Lepas
"Halo @KAI121 apakah ini benar?" tulis akun @tama****.
"Selamat sore Pak Tama. Porter di stasiun berstatus pekerja lepas, sehingga tidak mendapatkan upah tiap bulan. Penghasilan porter bersumber dari komisi yang diberikan oleh pengguna jasanya. Trims," tulis admin akun @KAI121.
Menanggapi hal tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka bersimpati pada para petugas porter dan mendoakan mereka agar selalu diberikan rezeki.
"Semoga setelah info ini viral nggak ada orang yang memanfaatkan situasi atau menyalahgunakan kepercayaan orang-orang yang menggunakan jasa ini, semoga rezekinya lancar dan sehat selalu pak," tulis warganet dengan akun @riidaafa_ell****.
"Haah serius nggak digaji? Ya ampun kasihan, semoga sehat selalu pak porter," tulis warganet dengan akun @nnaylu***.
"Harusnya sih PT. KAI beri mereka gaji, kalaupun gaji tidak UMR gapapa, soalnya mengandalkan upah dari para penumpang tidak seberapa, semoga PT. KAI bisa mempertimbangkan saran saya ini yaaa, @pt.kaipersero @ptkai_121," tulis warganet dengan akun @titha_trijay****.
Berita Terkait
-
Tuntut Gaji Segera Dibayar, Nakes RSU Permata Bunda Gelar Aksi Protes
-
Perbaikan Rel Selesai, Ini Jadwal 8 KA Jarak Jauh yang Beroperasi Hari Ini
-
Istri Cuma Dapat Segini, Curhat Pria Gaji Rp6,5 Juta Habis di Cicilan Mobil
-
Viral Suami Curhat Gaji Habis Demi Bayar Cicilan, Buat Istri Cuma Rp 1 Juta
-
Pria Ini Curhat Gaji Habis untuk Bayar Cicilan, Malah Tuai Cibiran Publik
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Warga Malang Hadapi Harga BBM Baru: Pertalite Jadi Primadona, Antrean Mengular hingga Stok Ludes
-
BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun, Pertumbuhan Bisnis dan Fundamental Makin Solid
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!