SuaraMalang.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Jember Mirfano disinyalir bakal kembali aktif, usai lengsernya Bupati Jember Faida.
Hal itu diperkuat dengan pernyataan PLH Bupati Jember Hadi Sulistyo tentang penegasan Surat Gubernur Jawa Timur Nomor 131/719/011.2/2021 tertanggal 15 Januari 2021.
"Yang jelas saya bekerja sesuai dengan petunjuk dari Ibu Gubernur (Jatim). Dalam hal ini saya bekerja untuk menjalankan tugas di masa transisi dari bupati lama ke bupati baru," kata Hadi saat dikonfirmasi awak media, Kamis (18/2/2021).
Seperti diketahui, Bupati Jember Faida melayangkan sanksi kepada Sekda Mirfano dan lima pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Jember, Januari 2021 silam. Bupati Faida mencopot Mirfano dari jabatan sebagai Sekda Jember plus penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama tiga tahun.
Mirfano, oleh Bupati Faida, dianggap sebagai dalang 'aksi mosi tidak percaya' bersama ASN lainnya.
“Patut diduga mosi tidak percaya disutradarai oleh saudara Mirfano. Karena itu saya selaku bupati mengusulkan pembebasan jabatan saudara Mirfano ke Gubernur Jawa Timur,” kata Faida dalam keterangan tertulisnya, pada 23 Januari 2021.
Menyikapi hal itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah menganulir kebijakan Bupati Faida. Namun hal itu seolah tak dianggap, Faida tetap mencopot Mirfano dan mengangkat pejabat lainnya sebagai pelaksana tugas.
Menanggapi hal itu, PLH Bupati Jember Hadi kembali menegaskan, bahwa pihaknya tetap berpedoman kepada keputusan Gubernur Jatim Khofifah.
"Tentunya gubernur mengeluarkan surat itu sudah matang dan memiliki dasar hukum. Termasuk mengacu pada aturan tentang Pilkada serentak," sambung dia.
Baca Juga: Jabat PLH Bupati Jember, Begini Misi Hadi Sulistyo
Disinggung lagi siapa yanng bertugas sebagai Sekda Jember, PLH Bupati Jember Hadi menjawab diplomatis.
"Ya saya tetap akan berpedoman kepada surat Gubernur yang terbit tanggal 15 Januari lalu. Saya akan menerapkan itu. Siapa orangnya (sebagai Sekda) ya pasti sudah tahu,” ujarnya.
Kontributor : Adi Permana
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Motor Mahasiswa Raib 'Distep' Maling, Pelaku Kena Jebak Pas Mau COD
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Dorong Kesempatan Kerja Setara lewat Pelatihan
-
Jadi Proyek Antikorupsi KPK, Kampus UB Diguncang Aliran Duit Pemerasan
-
Nekat Ritual di Jalur Terlarang Puncak Batu Tulis, 9 Pendaki Ilegal di Malang Dievakuasi Dramatis
-
Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya