SuaraMalang.id - Polisi terus melakukan penyelidikan kasus pemukulan anggota DPRD Jember Imron Baihaqi. Kekinian, polisi telah memeriksa empat orang saksi.
Seperti diberitakan, Ketua RT Dodik Wahyu Rianto melaporkan anggota legislatif Imron Baihaqi lantaran melakukan pemukulan. Kasus itu terjadi lantaran Imron tak terima ditegur korban karena mengemudikan mobil cukup kencang saat melintas di Perumahan Bernady Land, Kecamatan Patrang, Jember, Minggu lalu (31/1/2021).
Kapolsek Patrang AKP Solikin Agus Wijaya mengatakan, pihaknya telah memeriksa keterangan sejumlah saksi terkait dugaan kasus pemukulan tersebut.
"Terkait kasus (pemukulan anggota DPRD) itu, kita sudah memeriksa beberapa saksi untuk menambah keterangan," katanya, seperti dikutip dari suarajatimpost.com jaringan suara.com, Kamis (4/2/2021).
AKP Agus melanjutkan, bahwa saksi yang diperiksa adalah warga yang mengetahui langsung peristiwa pemukulan tersebut.
"Yang kami periksa ada empat orang saksi, ya warga Slawu yang berada di Lokasi kejadian. Kasus itupun masih tetap berlanjut," sambung dia.
Agar terungkap fakta-fakta yang terjadi, lanjut dia, penyidik masih terus melakukan pendalaman kasus pemukulan anggota DPRD Jember terhadap Ketua RT tersebut.
"Selanjutnya, setelah dilakukan tahap pemeriksaan saksi-saksi itu. Maka akan dilanjutkan dengan pemanggilan terlapor (Imron Baihaqi) untuk kami mintai keterangan," katanya.
Diberitakan sebelumnya, kasus pemukulan anggota DPRD Jember Imron Baihaqi berbuntut panjang. Lantaran korban Ketua RT Perumahan Bernardy Land, Kecamatan Patrang, Dodik Wahyu Rianto, memutuskan untuk melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian.
Baca Juga: Anggota DPRD Jember Pukul dan Ancam Pak RT Bakal Dijadikan 'Rempeyek'
Kasus itu juga disorot DPC PPP Jember, Imron Baihaqi yang merupakan kader partai telah diberi surat peringatan. PPP bahkan siap melakukan pergantian antar waktu (PAW) jika kasus tersebut berlanjut hingga ada putusan yang berkekuatan hukum tetap dari Pengadilan Negeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Wajah Baru Stasiun Malang 2026: Tak Lagi Sekadar Transit, Bakal Jadi Surga UMKM