Ilustrasi seorang perempuan mengirim pesan. (Shutterstock)
"Dengan WhatsApp dan Signal yang berjalan secara paralel, Anda baik-baik saja dari perspektif keamanan dan privasi. Pada akhirnya, Anda akan menggunakan Signal sebagai default saat kontak ada, tetapi Anda kemungkinan akan tetap menggunakan WhatsApp saat tidak ada," beber Doffman.
Berita Terkait
-
Penerima Vaksinasi Covid-19 dapat Registrasi via WhatsApp, Begini Caranya
-
Dianggap Lebih Aman, Ini Perbedaan WhatsApp dan Signal
-
Usai Elon Musk, Giliran Snowden Ajak Gunakan Signal
-
Begini Kata Kaspersky soal Kebijakan Privasi Baru WhatsApp
-
Puluhan Juta Pengguna Baru Menyerbu Telegram, Terbanyak dari Asia
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Tangis Haru Pecah di Taiwan, BRI Pertemukan Yuni dengan Sang Ibu Setelah Hampir 10 Tahun
-
Resmi Diluncurkan di Taiwan, BRImo Jadi Andalan BRI Layani Kebutuhan Finansial Diaspora Indonesia
-
Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka
-
BRI Group Raih Pengakuan Internasional, Hery Gunardi Sabet Gelar Best CEO
-
BRI Perkuat Transformasi Digital Bisnis lewat Tampilan Baru Qlola New Skin